Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis mahasiswa pendidikan fisika. Akan dicarikan faktor yang mempengaruhi rendahnya kemampuan berpikir kritis melalui analisis hubungan kemampuan literasi sains mahasiswa. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperbaiki mutu pembelajaran fisika serta apa saja faktor yang mempengaruhinya. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis hubungan kemampuan literasi sains dengan keterampilan berpikir kritis pada materi sumber energi. Sampel uang diambil berjumlah 78 orang mahasiswa dengan menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif korelasional. Data diambil dari angket, wawancara dan tes kemampuan literasi sains dan tes kemampuan berpikir kritis yang berpacu pada soal High Order Thingking Skills (HOTS) secara daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kemampuan literasi sains dan keterampilan berpikir kritis namun dengan kategori rendah. Adapun besar hubungan kemampuan literasi sains dengan keterampilan berpikir kritis sebesar 14,4%, ini berarti semakin baik kemampuan literasi sains maka keterampilan berpikir kritis akan baik pula.
Copyrights © 2025