Metode penelitian ini adalah studi kasus, tempat penelitian adalah STAB Maitreyawira Pekanbaru. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Adapun dari hasil penelitian bahwa perilaku nakal yang dilakukan remaja bisa saja terjadi karena faktor keluarga itu sendiri, seperti keluarga yang berantakan, lingkungan sosial seperti pergaulan dengan remaja lain yang pernah melakukan kenakalan, dan budaya yang melekat pada lingkungan tersebut, sehingga bahwa remaja dapat terjerumus ke dalam kenakalan. kenakalan remaja. Remaja yang melakukan kejahatan umumnya kurang memiliki pengendalian diri, atau mungkin menyalahgunakannya. Ada banyak bentuk kenakalan remaja yang terjadi saat ini. Bentuk-bentuk kenakalan remaja yang tergolong pelanggaran norma sosial, norma agama, antara lain perundungan, perkelahian, demonstrasi, penyimpangan, dan kenakalan remaja lainnya. Padahal banyak cara yang dapat dilakukan dalam menanggulangi kenakalan remaja baik secara preventif maupun represif.
Copyrights © 2023