Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi senyawa antivirus, khususnya umifenovir, sebagai kandidat terapeutik melawan SARS-CoV-2 melalui pendekatan molekuler docking terhadap protein target PLpro dan Nsp10. Review ini menganalisis 20 jurnal ilmiah yang diterbitkan antara 2020-2023, dikumpulkan dari database seperti PubMed dan ScienceDirect dengan kata kunci "molecular docking", "SARS-CoV-2", dan "umifenovir". Data binding affinity, stabilitas interaksi dari simulasi dinamika molekuler, dan interaksi kunci diekstraksi menggunakan perangkat lunak seperti AutoDock dan Discovery Studio Visualizer. Hasil menunjukkan bahwa umifenovir memiliki binding affinity tertinggi terhadap PLpro (-8.5 hingga -8.7 kcal/mol) dan Nsp10 (-6.8 hingga -6.9 kcal/mol), mengungguli senyawa lain seperti ritonavir dan remdesivir. Stabilitas kompleks umifenovir dengan PLpro dan Nsp10, dengan RMSD di bawah 2 Å selama simulasi 100-150 ns, menegaskan potensinya sebagai inhibitor ganda. Interaksi utama melibatkan ikatan hidrogen pada ASP-165 (PLpro) dan Asn B:4293 (Nsp10), serta kontak hidrofobik pada TYR-265 dan Lys B:4296. Profil ADMET yang baik mendukung umifenovir sebagai kandidat repurposing untuk COVID-19. Penelitian ini menyarankan uji praklinis lebih lanjut untuk memvalidasi efikasinya dalam kimia medisinal.
Copyrights © 2025