Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan pada cabai merah (Capsicum annuum) menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Cabai merah diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti vitamin C, flavonoid, dan karotenoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Ekstrak cabai merah diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak cabai merah memiliki aktivitas antioksidan yang signifikan dengan nilai IC50 sebesar 45,2 µg/mL, Cabai merah dimaserasi dengan etanol 70 % dan diperoleh rendemen ekstrak 15 % bahwa dari 30 g simplisia cabai merah ,dihasilkan 45 g ekstrak kental.mununjukan . mengindikasikan potensinya sebagai sumber antioksidan alami. Temuan ini mendukung pemanfaatan cabai merah dalam industri pangan dan kesehatan.
Copyrights © 2026