Journal of Innovative and Creativity
Vol. 5 No. 2 (2025)

Implikasi Kesepakatan Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian Terhadap Putusan Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Jember (Studi Putusan Nomor 4175/Pdt.G/2024/Pa.Jr.)

Hasbi Ash Shiddiqi (Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain)
Siti Nur Fadila (Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain)
R.A. Harum Sukmo Ningratna (Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain)
Siti Atika (Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain)
Zelumniatul Aisyah (Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain)
Fitrotul Hasanah (Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain)
Gita Aninda Putri (Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain)
Rizma Nur wulandari (Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain)
Karima Karima (Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain)
Nuri Nafisatul Kamaliyah (Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain)
Irmawatul Islamiyah (Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain)



Article Info

Publish Date
15 Apr 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi kesepakatan pembagian harta bersama yang dilakukan oleh para pihak pasca perceraian terhadap putusan Pengadilan Agama, dengan fokus pada studi kasus Putusan PA Jember Nomor 4175/Pdt.G/2024/PA.Jr. Dalam praktik peradilan agama, pembagian harta bersama umumnya mengikuti ketentuan hukum positif, khususnya Kompilasi Hukum Islam (KHI). Namun, dalam perkara ini, hakim tidak menetapkan pembagian berdasarkan prinsip tersebut, melainkan memutuskan berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat oleh para pihak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus, melalui analisis putusan pengadilan, dokumen kesepakatan, serta wawancara dengan pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim menjadikan kesepakatan para pihak sebagai dasar utama dalam menjatuhkan putusan, tanpa melakukan penilaian ulang terhadap proporsionalitas pembagian menurut hukum positif. Hal ini menunjukkan bahwa dalam perkara perdata Islam, khususnya pembagian harta bersama, hakim dapat bersifat pasif dan lebih berperan sebagai pengesah atas kesepakatan yang telah dicapai secara sukarela. Pendekatan ini mencerminkan penghormatan terhadap asas kebebasan berkontrak sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 KUH Perdata. Kesimpulannya, kesepakatan para pihak memiliki kekuatan hukum yang cukup untuk menjadi dasar putusan pengadilan, selama dibuat secara sah dan tanpa paksaan. Praktik ini berimplikasi positif terhadap fleksibilitas penyelesaian sengketa, namun tetap memerlukan kewaspadaan agar tidak mengabaikan prinsip keadilan substantif.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

joecy

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences Other

Description

Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality ...