AbstrakPenelitian ini membahas pengaruh jaringan informal antara negara danindustri kesehatan digital dalam pengembangan dan pengelolaan sistemElectronic Health Record (E-HR), khususnya pada dua studi kasus: MyHealth Record di Australia dan P-Care BPJS di Indonesia. Penelitian inimenggunakan pendekatan perbandingan dan teori institusi informal sertateori otonomi relatif negara dari Poulantzas untuk menganalisis dinamikakekuasaan dan kepentingan dalam kebijakan jaminan kesehatan digital. Temuan utama menunjukkan bahwa keterlibatan industri kesehatan digitalmelalui jaringan informal menciptakan celah bagi monetisasi datapengguna yang mengancam keamanan data pribadi, terutama ketikaregulasi belum kuat atau dapat ditawar melalui hubungan informal. Australia menunjukkan pendekatan regulatif yang lebih sistematis dankuat, sementara Indonesia masih menghadapi tantangan dalam regulasidan pengawasan, yang memperbesar potensi eksploitasi data oleh pihakswasta melalui jaringan informal. Penelitian ini menyoroti perlunyapembentukan lembaga pengawas khusus dan regulasi ketat dalampengelolaan E-HR untuk menjamin keamanan data pribadi. Kata Kunci : Jaringan Informal, Sistem Kesehatan Elektronik, Indonesia, Australia
Copyrights © 2025