Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan kesesakan pada mah asiswa yang tinggal di rumah sendiri, tinggal di kos dan tinggal di asrama di Banjar baru. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah ada perbedaan kesesakan pa da mahasiswa yang tinggal di rumah sendiri, tinggal di kos dan tinggal di asrama di Banjarbaru. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa yang tinggal di rumah sendiri, ti nggal di kos dan tinggal di asrama di Banjarbaru masing masing sebanyak 40 orang total keseluruhan subjek adalah 120 orang. Penelitian ini menggunakan rancangan pe nelitian kuantitatif2dengan teknik pengambilan sampel secara cluster purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala kesesakan dan analisis data pada pe nelitian ini dilakukan dengan anova satu jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahw a tidak ada perbedaan kesesakan pada mahasiswa yang tinggal di rumah sendiri, ting gal di kos dan tinggal di asrama. Walaupun demikian secara rata-rata bahwa nilai rata- rata kesesakan pada mahasiswa yang tinggal di asrama lebih besar daripada kesesakan mahasiswa yang tinggal di rumah sendiri dan mahasiswa yang tinggal di kos (74,78> 72,53 > 72,00) sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t hitung < t tabel (0,857 < 3,074) dengan taraf2signifikansi 0,427>10,05. Selain itu, ada berbagai faktor yang mempenga ruhi kesesakan terhadap individu seperti faktor situasi dan faktor fisik bangunan yang tidak di teliti dalam penelitian ini secara mendalam.
Copyrights © 2019