Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PEER ATTACHMENT DENGAN SELF REGULATED LEARNING PADA SISWA BOARDING SCHOOL Mahmudi, Faisal; Mayangsari, Marina Dwi; Rachmah, Dwi Nur
Jurnal Ecopsy Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Ecopsy : Jurnal Ilmu Psikologi
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.31 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v2i1.515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peer attachment dengan self regulated learning pada siswa Boarding School. Subjek penelitian yaitu siswa/siswi kelas XI SMAN Banua Kalimantan Selatan Bilingual Boarding School berjumlah 62 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Instrument yang digunakan adalah skala peer attachment dan skala self regulated Learning. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara peer attachment dengan self regulated learning pada Siswa SMAN Banua Kalimantan Selatan Bilingual Boarding School. Sumbangan efektif yang diberikan variabel peer attachment terhadap self regulated learning adalah sebesar 9,8%. Semakin tinggi peer attachment maka akan semakin tinggi self regulated learning pada siswa Boarding School. Kata Kunci: Peer Attachment, Self Regulated Learning, Boarding School The purpose of this study was to find out the relationship between peer attachment and self-regulated learning in students of SMA Boarding School. The subjects were 62 students of class XI at SMAN BANUA Bilingual Boarding School South Kalimantan. A quantitative study method with purposive random sampling technique was used in this study. The instruments were Peer Attachment Scale and Self-Regulated Learning Scale. The result indicating that there was a significant relationship between peer attachment and self-regulated learning in students of SMAN BANUA Bilingual Boarding School South Kalimantan. The effective contribution of peer attachment to self-regulated learning variable was 9.8%. so that the higher the peer attachment, the higher the self-regulated learning in students of SMA Boarding School. Keywords: Peer Attachment, Self Regulated Learning, Boarding School
HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN KONFORMITAS PADA REMAJA Mayara, Bismy Hafizha; Yuniarrahmah, Emma; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Ecopsy Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Ecopsy : Jurnal Ilmu Psikologi
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v2i2.542

Abstract

Kepercayaan diri memiliki keterkaitan dalam mempengaruhi konformitas. Adanya kepercayaan diri dalam diri seseorang membuatnya tidak mudah terpengaruh oleh orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri dengan konformitas pada remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIII di SMP Negeri 1 Banjarmasin sebanyak 196 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala kepercayaan diri dan skala konformitas. Berdasarkan hasil korelasi pearson product moment diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dengan konformitas pada remaja. Kata Kunci: kepercayaan diri, konformitas, remaja Self-confidence has a relevant influence in conformity. Self-confidence in a person will make the person not easily influenced by others. The purpose of this study was to find out the relationship between self-confidence and conformity in adolescents. The method used in the study were quantitative reasearch method. The subjects were 196 eighth grade students of SMP Negeri 1 Banjarmasin, and the instruments used in the study were the scales of self-confidence and conformity. The results of pearson product moment correlation indicated that there was a significant relationship between self-confidence and conformity in adolescents. Keywords: self-confidence, conformity, adolescents
Hubungan Antara Adversity Quotient Dengan Resiliensi Pada Penderita Kanker Stadium Lanjut Sukma Dewi, Eka Yulianti Septia; Mayangsari, Marina Dwi; Fauzia, Rahmi
Jurnal Ecopsy Vol 3, No 1 (2016): JURNAL ECOPSY : JURNAL ILMU PSIKOLOGI
Publisher : Psychology Study Program, Medical Faculty, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v3i1.1938

Abstract

ABSTRAKPenderita kanker stadium lanjut menghadapi kesulitan dalam melawan penyakit kronis yang dideritanya, sehingga dibutuhkan adversity quotient tipe climbers agar dapat bertahan, bangkit dan menyesuaikan diri dalam menghadapi kesulitan (resiliensi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient dengan resiliensi pada penderita kanker stadium lanjut. Sampel penelitian ini adalah penderita kanker stadium lanjut yang melakukan kemoterapi di RSUD Ulin Banjarmasin ruang Edelweis berjumlah 60 orang yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala adversity quotient dan skala resiliensi. Berdasarkan uji korelasi product moment Pearson diketahui bahwa semakin tinggi adversity quotient maka semakin tinggi pula resiliensinya dan sebaliknya. Sumbangan efektif adversity quotient terhadap resiliensi sebesar 95,1% sedangkan sisanya sebesar 4,9% kemungkinan dipengaruhi oleh variabel lain diluar adversity quotient seperti empati dan reaching out. Berdasarkan hasil, maka dapat disimpulkan bahwa adversity quotient dan resiliensi pada penderita kanker stadium lanjut di Ruang Edelweis berada di kategori tinggi.Kata kunci : Adversity Quotient, Resiliensi, Penderita Kanker stadium lanjut, RSUD Ulin BanjarmasinABSTRACTPatients with advanced-stage cancer face difficulties in the fight against chronic disease, so it takes adversity quotient type climber to survive, rise up and adapt (resilience). Purpose of this study was to find out correlation between adversity quotient and resilience in patients with advanced-stage cancer. Samples were 60 patients with advanced-stage cancer who underwent chemotherapy in Edelweis room, using accidental sampling technique. Data were collected using a scale of adversity quotient and a scale of resilience. Based on Pearson's product moment correlation test, it was found out that the higher adversity quotient, the higher resilience, and conversely. The effective contribution of adversity quotient to resilience was 95.1% while remaining 4.9% was likely influenced by other variables, such as empathy and reaching out. Based on the results, it can be concluded that the adversity quotient and resilience in patients with advanced-stage cancer in Edelweis Room was in the high category.Keywords: adversity quotient, resilience, patients with advanced-stage cancer, Ulin hospital Banjarmasin
MOTIVASI BELAJAR SEBAGAI MEDIATOR HUBUNGAN KECERDASAN ADVERSITAS DAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG AKTIF BERORGANISASI Dwi Nur Rachmah; Marina Dwi Mayangsari; Sukma Noor Akbar
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2015, TH. XXXIV, NO. 2
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.583 KB) | DOI: 10.21831/cp.v2i2.4826

Abstract

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan adversitas terhadap prokrastinasi akademik secara langsung atau melalui motivasi belajar. Desain penelitian ini menggunakan metode cross sectional study. Subjek penelitian adalah 50 mahasiswa kedoktoren Universitas Lambung Mangkurat yang aktif berorganisasi yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala kecerdasan adversitas, skala motivasi belajar, dan skala prokrastinasi akademik. Sebelum digunakan untuk penelitian, instrumen diucobakan untuk memastikan kadar validitas dan reliabitasnya tinggi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, regresi ganda, dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan adversitas berpengaruh secara langsung maupun secara tidak langsung melalui motivasi belajar terhadap prokrastinasi akademik. Kata Kunci: kecerdasan adversitas, motivasi belajar, prokrastinasi akademik, mahasiswa yang aktif berorganisasi LEARNING MOTIVATION AS A MEDIATOR OF THE RELATIONSHIP BETWEEN ADVERSITY QUOTIENT AND ACADEMIC PROCRASTINATION IN STUDENTS ACTIVELY INVOLVED IN ORGANIZATIONS Abstract: This research was aimed to reveal the influence of Adversity Quotient on academic procras- tination students actively involved in organizations either directly or through motivation. The research design utilized the cross sectional study and the cluster random sampling with 50 respondents. The instruments were Adversity Quotient questionnaires, motivation questionnaires, and academic procrastination questionnaires. Data were analyzed by using the path analysis. The findings showed that Adversity Quotient indirectly influenced academic procrastination without motivation and also Adversity Quotient indirectly influencedacademic procrastination through motivation. Keywords: Adversity quotient, motivation, academic procrastination, students actively involved in organizations
Pernanan pengetahuan kesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual remaja awal Hafid Mahesa Romulo; Sukma Noor Akbar; Marina Dwi Mayangsari
Jurnal Ecopsy Vol 1, No 4 (2014): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.793 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v1i4.504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja awal di SMP Anggrek Banjarmasin. Sampel pada penelitian ini berjumlah 106 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala perilaku seksual dan angket pengetahuan kesehatan reproduksi. Berdasarkan uji regresi linear sederhana diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,033 dengan R = -0,207 , dan nilai  persamaan Y = 89,679 + - 1,040X yang berarti pengetahun kesehatan reproduksi mempunyai peranan negatif terhadap perilaku seksual sehingga setiap kenaikan satu poin pengetahuan kesehatan reproduksi (misalnya 89,679 -> 90,679), maka perilaku seksual akan mengalami penurunan sebesar -1,040. Selain itu diperoleh R Square sebesar 0,043 menunjukkan bahwa pengetahuan kesehatan reproduksi memiliki sumbangan peranan terhadap perilaku seksual sebesar 4,3 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada peranan negatif pengetahuan kesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual, sehingga semakin tinggi pengetahuan kesehatan reproduksi maka akan semakin rendah perilaku seksual remaja awal di SMP Anggrek Banjarmasin.  Kata kunci : Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi, Perilaku Seksual, Remaja Awal The objective of this study was to find out the role of reproductive health knowledge towards early adolescents’ sexual behaviors at SMP Anggrek Banjarmasin. The samples in this study were 106 students who were taken by purposive sampling technique. The data collection instruments in this study were sexual behavior scale and reproductive health knowledge questionnaire. The simple linear regression showed that the significance value was 0.033 with R = -0.207, and the equation value Y = 89.679 + - 1.040 X, which indicated that reproductive health knowledge had a negative role towards sexual behavior, so each one-point increase in reproductive health knowledge (e.g. 89.679 - > 90.679) made sexual behavior decreased by -1.040. It also obtained R Square of 0.043 indicating that reproductive health knowledge contributed to the role of sexual behavior at 4.3 %. It can be concluded that there was a negative role of reproductive health knowledge towards sexual behavior; therefore the higher the reproductive health knowledge that the early adolescents at SMP Anggrek Banjarmasin had, the lower their sexual behaviors. Keywords: Knowledge, Reproductive Health, Sexual Behavior, Early Adolescent
Perbedaan prokrastinasi akademik dan kecurangan akademik pada mahasiswa yang aktif dan yang tidak aktif berorganisasi Norlatifah Octavia; Marina Dwi Mayangsari; Dwi Nur Rachmah
Jurnal Ecopsy Vol 1, No 2 (2014): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v1i2.491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan prokrastinasi akademik dan kecurangan akademik pada mahasiswa yang aktif dan yang tidak aktif berorganisasi, (2) mengetahui hubungan prokrastinasi akademik dan kecurangan akademik pada mahasiswa yang aktif berorganisasi dan (3) mengetahui hubungan prokrastinasi akademik dan kecurangan akademik pada mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi. Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis varian multivariat dan analisis korelasi. Subjek penelitian ini adalah 50 orang mahasiswa yang aktif berorganisasi dan 50 mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan prokrastinasi akademik dan kecurangan akademik pada mahasiswa yang aktif dan yang tidak aktif berorganisasi, ada hubungan prokrastinasi akademik dan kecurangan akademik pada mahasiswa yang aktif berorganisasi dan ada hubungan prokrastinasi akademik dan kecurangan akademik pada mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi. The objectives of this study were to find out (1) the differences in academic procrastination and academic cheating on students who were active and inactive in organizations, (2) the correlation between the academic procrastination and the academic cheating on students who were active in organizations, and (3) the correlation between the academic procrastination and the academic cheating on students who were inactive in organizations. The analysisused in this study were multivariate analysis of variance and correlation analysis of Pearson's product moment . The study subjects were 50 students of Medical Faculty of Lambung Mangkurat University who were active in organizations and 50 students of the same faculty who were inactive in organizations. It employed purposive sampling technique. This study was found out that there were differences in academic procrastination and academic cheating on the students who were active and inactive in organizations, there was a correlation between academic procrastination and academic cheating on the active students, and there was also a correlation between academic procrastination and academic cheating on inactive students.
Pengaruh perilaku modeling pada tayangan drama Korea terhadap citra diri remaja penggemar drama Korea Luvita Apsari; Marina Dwi Mayangsari; Neka Erlyani
Jurnal Ecopsy Vol 3, No 3 (2016): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v3i3.2662

Abstract

Di zaman globalisasi sekarang ini semakin banyak teknologi yang berkembang untuk mendapatkan informasi-informasi dengan cara beragam, mulai dari informasi audio atau visual. Informasi dapat disampaikan melalui berbagai macam bentuk media, salah satunya adalah tayangan drama sebagai media bagi masyarakat untuk mengetahui informasi yang sedang trend pada zamannya. Salah satu jenis tayangan drama adalah tayangan drama korea, yang mana pemain hingga fashionnya banyak disukai oleh masyarakat. Kebutuhan untuk memenuhi citra dirinya akan membuat seorang individu melakukan berbagai cara termasuk dengan berperilaku meniru (imitasi) terhadap tayangan drama korea yang mereka gemari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Perilaku Modeling Pada Tayangan Drama Korea Terhadap Citra Diri Remaja Penggemar Drama Korea. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu Ada Pengaruh Perilaku Modeling Pada Tayangan Drama Korea Terhadap Citra Diri Remaja Penggemar Drama Korea. Subjek dalam penelitian ini adalah 70 orang anggota komunitas Enex Entertainment. Pemilihan subjek yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan, skala citra diri dan skala perilaku modeling. Metode analisis data yang digunakan yaitu regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil diperoleh nilai -t hitung < -t tabel (-14,677 < 1,667), dengan nilai t sebesar-14,677, artinya terdapat hubungan negatif antara perilaku modeling dengan citra diri, semakin tinggi perilaku modeling maka semakin rendah citra diri, dan sebaliknya. Jika perilaku modeling mengalami kenaikan 1 poinmaka variabel citra diri akan mengalami penurunan sebesar 1,282 poin. Pengaruh perilaku modeling pada tayangan drama korea terhadap citra diri adalah sebesar76% sedangkan 24% lainnya merupakan faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Kata Kunci: Citra Diri, Perilaku ModelingIn the era of globalization, the technology for obtaining information, either audio or visual information, has increasingly developed in many ways. Information can be delivered through various means of media, one of which is the show of drama as a medium for people to find out the current trending information. One type of dramas is Korean drama, whose players and fashions are much favored by public. The need to meet the image will make an individual perform a variety of ways like imitating the shows of Korean dramas that he/she enjoys watching. The objective of this study was to find out the effect of modeling behavior for Korean drama shows on self-image of Korean drama teenage fans. The hypothesis of this study was that there was effect of modeling behavior for Korean drama shows on self-image of Korean drama teenage fans. Subjects in this study were 70 community members of Enex Entertainment. The subjects were selected using purposive sampling technique. Data were collected using the scales of self-image and modeling behavior. The data were then analyzed using a simple linear regression. The results showed that the value of t count < t table (-14.677 < 1.667), with t value of -14.677, indicating that there was a negative relationship between modeling behavior and self-image; the higher the modeling behavior, the lower the self-image, and vice versa. When the variable of modeling behavior increased by 1 point, the variable of self-image decreased by 1.282 points. The effect of modeling behavior for Korean drama shows on self-image was 76% while 24% was from other factors not examined in this study.Keywords: self image, modeling behavior
Hubungan kepercayaan diri dengan konformitas pada remaja Bismy Hafizha Mayara; Emma Yuniarrahmah; Marina Dwi Mayangsari
Jurnal Ecopsy Vol 3, No 2 (2016): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.554 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v3i2.2652

Abstract

 ABSTRAKKepercayaan diri memiliki keterkaitan dalam mempengaruhi konformitas. Adanya kepercayaan diri dalam diri seseorang membuatnya tidak mudah terpengaruh oleh orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri dengan konformitas pada remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIII di SMP Negeri 1 Banjarmasin sebanyak 196 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala kepercayaan diri dan skala konformitas. Berdasarkan hasil korelasi pearson product moment diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dengan konformitas pada remaja. Kata Kunci: kepercayaan diri, konformitas, remaja ABSTRACT  Self-confidence has a relevant influence in conformity. Self-confidence in a person will make the person not easily influenced by others. The purpose of this study was to find out the relationship between self-confidence and conformity in adolescents. The method used in the study were quantitative reasearch method. The subjects were 196 eighth grade students of SMPNegeri 1 Banjarmasin, and the instruments used in the study were the scales of self-confidence and conformity. The results of pearson product moment correlation indicated that there was a significant relationship between self-confidence and conformity in adolescents. Keywords: self-confidence, conformity, adolescents 
Hubungan identitas diri dengan konformitas pada mahasiswa yang mengikuti Hizbut Tahrir Nur Ana; Silvia Kristanti Tri Febriana; Marina Dwi Mayangsari
Jurnal Ecopsy Vol 2, No 2 (2015): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v2i2.545

Abstract

Sebagai mahasiswa biasanya banyak menghabiskan waktu di dalam kelompok-kelompok keorganisasian diluar kampus. Agar diterima kelompok, umumnya mahasiswa akan melakukan konformitas. Konformitas yang dilakukan oleh mahasiswa salah satunya dapat dilihat dari kelompok keagamaan yaitu Hizbut Tahrir (HT). Melalui kelompok tersebut itulah sesungguhnya seseorang belajar mengidentifikasikan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan identitas diri dengan konformitas pada mahasiswa yang mengikuti HT. hipotesis dalam penelitian ini ada hubungan identitas diri dengan konformitas pada mahasiswa yang mengikuti HT. subjek dalam penelitian ini berjumlah 50 orang mahasiswa yang mengikuti HT daerah Banjarbaru dan Banjarmasin. Pemilihan subjek dengan menggunakan teknik accedential sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan menggunakan skala identitas diri dan skala konformitas. Hasil analisa data menggunakan korelasi product moment dihasilkan koefisien korelasi sebesar 0,302 signifikansi 0,033 artinya ada hubungan positif antara identitas diri dengan konformitas. Sumbangan efektif identitas diri terhadap konformitas sebesar 9,1%, artinya hubungan identitas diri dengan konformitas tidak terlalu besar, sisaya sebesar 90,9% sumbangan dari variabel-variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan ada hubungan identitas diri dengan konformitas pada mahasiswa yang mengikuti HT.  
Upaya kesiapsiagaan masyarakat pinggiran sungai dalam menghadapi bencana banjir air pasang Marina Dwi Mayangsari; Sukma Noor Akbar; Dwi Nurrachmah
Jurnal Ecopsy Vol 2, No 1 (2015): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.068 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v2i1.511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cara atau upaya kesiapsiagaan (preparedness) masyarakat di daerah pinggiran sungai dalam menghadapi bencana air pasang. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan (1) In-depth Interview yang dilakukan oleh dua pihak yaitu komunikasi antara peneliti dengan informan; (2) Focus Group Discussion (FGD) Diskusi Kelompok Terarah yaitu media bagi sekelompok orang untuk mendiskusikan satu topik tertentu secara lebih mendalam; dan (3) Observasi. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling terdiri atas 3 orang informan perwakilan warga di daerah pinggiran Sungai Kuin Utara  Banjarmasin yang kriterianya telah disesuaikan dengan kriteria peneliti, sedangkan untuk FGD mencakup sampel 7 (tujuh) warga masyarakat. Hasil dari penelitian ini mendapatkan  informasi bahwa upaya kesiapsiagaan masyarakat pinggiran sungai terhadap bencana banjir air pasang kebanyakan adalah dengan cara bersiap masuk ke perahu untuk menyelamatkan diri dan menyelamatkan barang-barang perabotan rumah tangga ketika terjadi bencana banjir.
Co-Authors Achmad, Rendy Alfiannoor Adira Alisyaban Zamluni Adjarwati, Cahya Aulia Ahmad Khairil Ramadhan Ahmad Rezi Sibghotullah Ahmad Suriansyah Ainun Alkaff Alda Nursyifa Aidilla Alfian Fazar Azzel Royhan Alvina Rizkiani Amalia, Dhea Amalia, Najla Amini, Manna Arman, Januar Aslamiah Aslamiah Aslamiah Asmaul Fauziah Astuti, Jayanti Puji Aufa Fathya Hakim Aziza, Laras Aliffya Azizah, Aulia Nur Bismy Hafizha Mayara Bismy Hafizha Mayara, Bismy Hafizha Dede Yuwanto Dhea Amalia Dwi Nur Rachmah Dwi Nur Rachmah Dwi Nur Rachmah Dwi Nur Rachmah Dwi Nur Rachmah Dwi Nur Rachmah Dwi Nurrachmah Dwi Nurrachmah Dwi Nurrachmah Eef Saifullah Rosif Eka Yulianti Septia Sukma Dewi Eka Yulianti Septia Sukma Dewi, Eka Yulianti Septia Ekaputri, Faridya Khairina Ekayuda, Muhammad Luthfi Emma Yuniarrahmah, Emma Eunike, Agnes Faisal Mahmudi Faisal Mahmudi, Faisal Fara Noor Aqilla Rambe Farah, Vinny Tashpiatul Fatmah, Nor Febriani, Wury Utami Frits Hendrik Lala Hafid Mahesa Romulo Handayani, Sri Hanifa, Indah Mutia Helmiyyah, Siti Hemy Heryati Anward Hemy Heryati Anward Hikmatul Aridha Husna HIKMATUL ARIDHA HUSNA, HIKMATUL ARIDHA Jayanti Puji Astuti Kartika, Fitria Ayu Khairul, Riana Kinanti Ananda Arini Sugma Leza, Nor Mai Lintang Fajarisya Setiawan Lucia Elena Primasari Luvita Apsari Maihayana, Maihayana Mariyana Mariyana Maulida Fakhrunnisa Meilisa, Meilisa Mudajaya, Trestya Ayu Muhamad Lutfi Muhamad Lutfi Muhamad Luthfi Muhammad Abdan Shadiqi Muhammad Adi Setia Azhari MUHAMMAD LUTFI Muhammad Syarif Hidayatullah, Muhammad Syarif Muliana, Muliana Mutiara Hikmah Neka Erlyani Neka Erlyani Neka Erlyani Neka Erlyani Niken Lestari, Niken Noor, ST. Lailiani Noorhapizah Norlatifah Octavia Normeilina Sari Novitawati Novitawati Nur Ana Nur Azizah Nur Haliza Nurawalin, Annisa Putri Nurhayati Nurhayati Nurnaningsih, Nada Primasari, Lucia Elena Puspita, Dwi Retno Putri, Citra Pertiwi Rahimi, Ria Novita Rahmah, Iftihatul Aulia Rahman, Nur Khofifah Rahmi Fauzia Rahmi Fauzia, Rahmi Ridha Wahyuni Rika Vira Zwagery Rika Vira Zwagery Rika Vira Zwagery Rima Alifia Rahmi Rini Agustin Risky Nuer Vitasari Rizki, Tria Rizqi Amelia Putri Rooswita Santia Dewi, Rooswita Santia Roosyida, Roosyida Rusdi Rusli Rusdi Rusli, Rusdi Safitri, Jehan Safitri, Risya Die Salbiyah, Siti Saturrosidah, Anis Senda Pratiwi Septyami Nababan Setiarini, Cindy Siagian, Teresa Veronika Sibiyan Alian Silmia, Indah Silvia Kristanti Tri Febriana Silvia Kristanti Tri Febriana Silvia Kristanti Tri Febriana Sinta Rahayu Abidin Sitanggang, Namora Gloria Siti Rohimah Sugiarti, Rusmini Sukma Noor Akbar Sulistiyana Tanau, Meydisa Utami Thaifah Ratna Hidayati Tirani, Iga Triana Asmaul Husna Tuti Asmaniah Ummi Kultsum Wangi, Putri Sekar Yasmina, Aufa Zwagery, Rika Vira