Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam mengembangkan keterampilan melukis anak tunagrahita di SLB Karya Bhakti. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SLB Karya Bhakti yang terletak di Jl. Sidoyoso Wetan Lebar No. 14, RT. 005/RW. 12 Simokerto, Surabaya, Jawa Timur. Subjek penelitian adalah guru dan siswa tunagrahita SLB Karya Bhakti. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan wawancara semi-terstruktur untuk mendapatkan informasi. Dalam mengembangkan keterampilan melukis anak tunagrahita guru berperan penting sebagai inspirator, peran guru sebagai inspirator dapat memberikan ide-ide baru kepada anak tunagrahita. Guru juga berperan sebagai fasilitator, sebagai fasilitator guru dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung untuk mengeksplorasi kreativitas anak tunagrahita. Guru berperan sebagai motivator, sebagai motivator guru harus memastikan bahwa setiap anak merasa didukung dan didorong untuk mengembangkan keterampilan melukis. Guru berperan sebagai organisator, dalam peran ini guru merancang program pembelajaran yang terstruktur dan terencana untuk anak tunagrahita dalam mengembangkat bakat melukis. Guru berperan sebagai supervisor, sebagai supervisor guru berperan mengawasi dan memandu dalam proses mengembangkan keterampilan melukis anak tunagrahita. Dengan menggunakan peran ini secara efektif, guru tidak hanya membantu anak tunagrahita mengembangkan keterampilan teknis dalam melukis, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh dan membangun kepercayaan diri yang kuat.
Copyrights © 2024