Penelitian ini mengkaji peran inovasi pemasaran sebagai faktor kunci dalam menjamin keberlanjutan UMKM di Kota Medan melalui pendekatan studi literatur. Analisis menunjukkan pertumbuhan signifikan jumlah UMKM di Medan dari 27 ribu (2021) menjadi 90 ribu (2022), yang diikuti transformasi digital dalam strategi pemasaran mereka. Sekitar 78% UMKM telah mengadopsi minimal satu platform digital untuk aktivitas pemasaran, dengan Instagram sebagai platform terpopuler (45%), diikuti Facebook (30%), dan WhatsApp Business (25%). Studi mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi inovasi pemasaran, termasuk kapasitas SDM, manajemen operasional, dan dukungan pemerintah. UMKM yang mendapat pendampingan pemerintah menunjukkan peningkatan performa pemasaran sebesar 70% dalam enam bulan pertama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara pendekatan digital dan konvensional menjadi kunci keberhasilan, dengan strategi omnichannel terbukti paling efektif dalam menjangkau berbagai segmen konsumen. Implementasi inovasi pemasaran menghasilkan peningkatan rata-rata omset sebesar 55% dan efisiensi operasional hingga 30%. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan model inovasi pemasaran yang berkelanjutan untuk UMKM di era digital.
Copyrights © 2024