Artikel ini membahas integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam evaluasi pembelajaran pada pendidikan menengah, sebagai respons terhadap keterbatasan metode evaluasi konvensional. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan sistematis berbasis PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) yang mencakup empat tahap utama: identifikasi, penyaringan, uji kelayakan, dan inklusi. Proses pencarian dilakukan melalui basis data Scopus dan Semantic Scholar, menghasilkan 99 artikel. Setelah melalui tahap penyaringan dan eliminasi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, empat artikel yang relevan dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan objektivitas, efisiensi, dan personalisasi dalam evaluasi siswa melalui teknologi seperti machine learning dan pemrosesan bahasa alami. AI berperan penting dalam pengembangan rubrik penilaian yang presisi, pemetaan kesenjangan pembelajaran, serta pemberian umpan balik yang adaptif. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, isu etika data, dan resistensi guru masih menjadi hambatan. Studi ini menekankan bahwa AI sebaiknya digunakan sebagai alat bantu, bukan pengganti, dalam proses evaluasi. Temuan ini diharapkan menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pendidikan menengah yang lebih adaptif dan inklusif terhadap perkembangan teknologi.
Copyrights © 2025