Penelitian ini menganalisis kontestasi budaya dalam iklan Pocari Sweat Jadilah Bintang SMA dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce dan teori hibriditas Homi K. Bhabha. Iklan ini menarik karena menggabungkan estetika anime Jepang dengan elemen budaya lokal Indonesia untuk menarik perhatian remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur dan analisis visual terhadap elemen-elemen tanda dalam iklan. Hasil analisis menunjukkan bahwa iklan ini menampilkan hibriditas budaya melalui perpaduan ikon, indeks, dan simbol yang merepresentasikan nilai-nilai budaya Jepang dan Indonesia secara bersamaan. Penggunaan anime sebagai gaya visual, serta pemilihan elemen-elemen khas Indonesia, menciptakan ruang ketiga (third space) yang memungkinkan terjadinya negosiasi makna antara budaya global dan lokal. Studi ini berkontribusi pada pemahaman tentang strategi pemasaran lintas budaya dan bagaimana periklanan dapat menjadi wadah bagi proses hibridisasi budaya dalam era globalisasi.
Copyrights © 2025