Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Dede Eri Supria's Creative Process of Painting Marginaled Urban People in the New Order Era Ramdani, Guruh; Tambunan, Shuri Mariasih Gietty; M, Yoesoef; Tommy, Christomy
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 39 No 3 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v39i3.2876

Abstract

This article aims to reveal the creative process of Dede Eri Supria (DES) in the context of the development of Indonesian painting, showing the structure, style and thematics that represent the impact of development policies and New Order cultural politics. The discussion of this creative process uses Gramsci's concept of hegemony, namely the dominant group's ideology, to perpetuate its power through its apparatus spread throughout civil society, most of which are intellectual groups. This ideological hegemony also occurred in Indonesian painting during the New Order era. This article uses a qualitative description method to reveal and discuss data obtained through interviews and literature studies. Based on these methods and concepts, the following results were obtained. First, DES's creativity was influenced by his social environment with exponents of the New Fine Arts Movement (GSRB), which resulted in his critical views on social and cultural problems and ideological problems in the creative environment of ASRI students and GSRB activists. Second, the DES creative process is a creative reaction to express "freedom" in work to fight the dominant ideology that dominates art. Third, through a creative space free from dominant art ideologies, DES and GSRB exponents display their works at the TIM GSRB Exhibition. Fourth, the social, cultural and political development conditions during the New Order era impacted the socio-economic lives of marginalized urbanites, becoming one of the stimuli for the DES creative process. Fifth, DES in painting uses various visual references but does not copy them outright and creates a new reality in the space of his canvas so that his paintings represent a new type of art that is original and represents the spirit of his time, namely the hyperrealism style.
PELATIHAN PEMBUATAN KONTEN PROMOSI DESA WISATA PERTANIAN PERKOTAAN DI AEWO MULYAHARJA BOGOR Dharmawan, Leonard; Budi Priatna, Wahyu; Santoso, Hudi; Ramdani, Guruh; Sartika, Ika; Supama Wijaya, Abung; Tri Harpin Pranata, Rici; Suriaatmaja, Bayu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.432-441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelola desa wisata AEWO Mulyaharja dalam membuat konten promosi yang efektif di media sosial. Pelatihan ini mencakup tiga aspek utama: teknik pengambilan video, editing video, dan strategi pembelian media sosial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan pre-test dan post-test untuk mengukur perkembangan keterampilan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada ketiga aspek, yaitu teknik pengambilan video meningkat dari 32,60% menjadi 76,90%, editing video dari 33,90% menjadi 84,60%, dan pembelian media sosial dari 13,30% menjadi 80,90%. Peningkatan terbesar terlihat pada aspek pembelian media sosial (67,60%), yang menunjukkan efektivitas pelatihan dalam memberikan pemahaman baru tentang iklan digital. Pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan digital pengelola desa, memungkinkan mereka untuk lebih mandiri dalam mempromosikan potensi wisata AEWO Mulyaharja. Dengan kemampuan baru ini, diharapkan desa wisata dapat menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal. Studi ini berkontribusi pada pengembangan metode pelatihan digital dalam konteks pengabdian masyarakat, khususnya di sektor pariwisata pedesaan.
STRATEGI TIM KONTESTAN DALAM MEMILIH KONTESTAN PADA PROGRAM FAMILY 100 PRODUKSI FREMANTLEMEDIA INDONESIA Septianti, Agnes Java Ayu; Ramdani, Guruh
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 7 No 1 (2025): Edisi 12
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v7i1.5702

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi yang digunakan oleh tim kontestan dalam proses seleksi peserta untuk program televisi Family 100 produksi Fremantlemedia Indonesia. Program ini tidak hanya menekankan kemampuan menjawab pertanyaan kuis, tetapi juga mempertimbangkan aspek hiburan, ekspresi vitas, dan kekompakan tim untuk menciptakan interaksi yang menarik bagi penonton. Proses seleksi dilakukan melalui pendekatan daring dan luring, yang mencakup tahap perkenalan, unjuk bakat, joget heboh, dan simulasi kuis. Tim produksi mempertimbangkan keterikatan emosional, hubungan sosial (keluarga, teman kerja, komunitas), dan kemampuan tampil di depan kamera sebagai faktor utama dalam memilih kontestan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara kepada key informan dan juga partisipasi aktif, serta menerapkan Teori Identitas Sosial (Tajfel & Turner, 1979) dan Teori Penetrasi Sosial (Altman & Taylor, 1973) untuk menganalisis dinamika hubungan antar anggota tim serta potensi daya tarik emosional peserta terhadap audiens. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi pemilihan kontestan berperan penting dalam membentuk pengalaman menonton yang menghibur sekaligus membangun kedekatan sosial antara penonton dan peserta. Strategi ini menjadi elemen kunci keberhasilan acara karena dapat menjaga daya tarik program sekaligus meningkatkan partisipasi pemirsa.   Kata Kunci: Strategi Seleksi, Tim Kontestan, Family 100, Program Televisi
MITOS IM3 SEBAGAI SOLUSI KONFLIK IBU DAN ANAK DALAM IKLAN “DEKATKAN JARAK NYATAKAN SILATURAHMI” Ovanuti, Dinda; Ramdani, Guruh
Jurnal Ranah Komunikasi Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Ranah Komunikasi (JRK)
Publisher : Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to Mukromin (2019), advertising refers to activities aimed at introducing goods or services through mass media or other forms of communication, with the purpose of interpreting the quality of a product or service based on consumer needs and desires. The main objective of advertising is to communicate the product being promoted through various media channels. The IM3 advertisement titled "Dekatkan Jarak Nyatakan Silaturahmi" is part of the marketing communication strategy launched by Indosat Ooredoo Hutchison under the IM3 brand. The value of communication conveyed in the advertisement lies in addressing a psychological distance that feels significant, despite the physical proximity between individuals, as portrayed through the characters of a mother and her child. This advertisement builds a myth that IM3 serves as the solution to bridging the emotional gap between a mother and her child.
Analisis Visual Poster Iklan Disney Cruise Line Traveloka dalam Membangun Hasrat Audiens Menggunakan Ikon, Indeks, Simbol Chairunnisa, Chairunnisa; Ramdani, Guruh
CITRAWIRA : Journal of Advertising and Visual Communication Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : ISI Press Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/citrawira.v6i1.7086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana poster iklan Disney Cruise Line di Traveloka membangkitkan hasrat audiens untuk merasakan pengalaman berlayar bersama karakter Disney melalui penanda ikon, indeks, dan simbol. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori semiotika Peirce dan psikoanalisis Lacan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster iklan ini membangkitkan hasrat audiens, khususnya anak-anak Indonesia kelas menengah ke atas, untuk menikmati liburan mewah dan petualangan istimewa melalui elemen visual dan karakter ikonik Disney. Tokoh-tokoh ini membentuk imajinasi dan keinginan akan pengalaman berlayar yang eksklusif, menyenangkan, dan ramah keluarga
Mitos dalam Tegangan antara Figur Lelaki Ideal dan Realistis dalam Iklan Head & Shoulders “Joe Taslim x Fadil Jaidi” Oktavia, Salsabilla Putri; Ramdani, Guruh
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jimik.v6i2.1432

Abstract

Visual elements play a strategic role in shaping consumer perceptions of advertisements, particularly within the context of contemporary digital communication. This study analyzes the representation of male figures in the Head & Shoulders advertisement titled "Joe Taslim X Fadil Jaidi: Who Will Be the Next Brand Ambassador of Head & Shoulders?" published on May 27, 2022. The advertisement draws attention by featuring two public figures with contrasting characteristics: Joe Taslim, who embodies conventional masculinity, and Fadil Jaidi, who is portrayed as relaxed and humorous. Utilizing Roland Barthes’ semiotic approach, this research aims to examine how the myth of the ideal male figure is constructed, and how the tension between idealized and more casual representations of masculinity generates specific ideological meanings within the advertisement. The findings reveal that the advertisement constructs a myth of inclusive modern masculinity through the negotiation between ideal and realistic male portrayals. This study indicates that the advertisement functions not merely as a promotional tool, but also as a vehicle for disseminating the ideology that self-confidence and an ideal appearance are attainable for all men through personal grooming. Such representational strategies expand market reach, challenge traditional masculinity stereotypes, and leverage digital media as a platform for cultural influence.
Proses Kreatif Desain Komunikasi Visual E-Magazine Radio PRFM News Channel sebagai Media Promosi Pangastuti, Nurmareta Labonisa; Ramdani, Guruh
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jimik.v6i2.1434

Abstract

This project examines the development of digital promotional media in the form of an e-magazine for PRFM News Channel Radio, with the goal of increasing audience reach and engagement in the digital era. The uniqueness of this project lies in the integration of the Design Thinking approach by Nigel Cross within the context of local radio media—an area that has rarely been explored in previous studies, which mostly focus on social media or podcasts as the main promotional tools. The method used is a qualitative approach based on Design Thinking stages: Quantify the Problem (identifying PRFM’s low audience engagement on digital channels through observation and interviews with active listeners), Generate Concepts (developing various visual and promotional content ideas), Refine Concepts (testing design preferences with target audience respondents), Select a Concept (choosing the final design based on their feedback), Design, and Present (implementing and publishing the e-magazine). The emagazine was designed with a modern and professional layout using software such as Adobe InDesign. It was published through the Hyzine Flipbook platform, which offers interactive features and easy access via desktop and mobile devices. In conclusion, the transformation of PRFM Radio’s promotional media into a digital e-magazine has proven effective in strengthening brand presence, improving audience engagement, and opening new business opportunities in the digital media landscape
Strategi Marketing Communication dalam Mengelola TikTok dan X untuk Meningkatkan Citra PT Bank Negara Indonesia Salsabila, Davina Elmaliya; Ramdani, Guruh; Marithasari, Harries
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.9464

Abstract

Komunikasi efektif berpengaruh pada kemudahan Individu dalam menyampaikan pesan, begitu juga dengan kelangsungan penyampaian pesan perusahaan. Salah satu perusahaan perbankan yang berhasil melakukan campaign melalui media sosial adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. Penelitian bertujuan menganalisis pengelolaan media sosial TikTok dan oleh divisi marketing communication dalam meningkatkan citra BNI dengan pendekatan kualitatif deksriptif. Pengumpulan data melalui wawancara, partisipasi aktif, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan media sosial TikTok dan X oleh divisi marketing communication PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. telah memanfaatkan berbagai langkah kreatif untuk meningkatkan citra perusahaan mulai dari tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Media sosial X BNI kini telah memaksimalkan banyak fitur dan kombinasi jenis konten guna menarik perhatian audiens X yang mampu meningkatkan engagement konten. Terdapat tantangan mencari ide, sehingga diperlukan strategi kreatif dan analisis tren dalam menjaga konsistensi daya tarik audiens
Persepsi Konsumen Terkait Iklan #Skinsolver Serum Somethinc Terhadap Keputusan Pembelian Produk Di Kalangan Gen Z Fathiya, Ratu Aisya Farah; Ramdani, Guruh
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.9797

Abstract

This study examines the influence of consumer perception toward the #SkinSolver Serum Somethinc advertisement on purchase decisions among Generation Z in Jakarta. In the digital era, marketing strategies increasingly utilize visually engaging content and emotionally resonant messaging to attract younger audiences. The #SkinSolver advertisement, with its aesthetic visuals, informative narrative, and strong brand presence, is perceived to shape consumer attitudes and influence their purchasing behavior effectively. This research employs a quantitative descriptive approach through a survey distributed to 100 Gen Z respondents exposed to the advertisement. The results indicate that consumer perception, particularly concerning information quality, visual appeal, and brand image—has a positive and significant effect on purchase decisions. These findings highlight the importance of aligning advertising content with audience preferences to enhance the persuasive power of digital marketing campaigns.
Kontestasi budaya Indonesia dan Jepang dalam iklan Pocari Sweat "Jadilah Bintang SMA” Alfath, Muhammad; Ramdani, Guruh; Rafiasa, Muhammad; Sufyan, Ahmad Baihaqi; Rizki, Ananda; Balqis, Luthfiyah Farida
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2473

Abstract

Penelitian ini menganalisis kontestasi budaya dalam iklan Pocari Sweat Jadilah Bintang SMA dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce dan teori hibriditas Homi K. Bhabha. Iklan ini menarik karena menggabungkan estetika anime Jepang dengan elemen budaya lokal Indonesia untuk menarik perhatian remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur dan analisis visual terhadap elemen-elemen tanda dalam iklan. Hasil analisis menunjukkan bahwa iklan ini menampilkan hibriditas budaya melalui perpaduan ikon, indeks, dan simbol yang merepresentasikan nilai-nilai budaya Jepang dan Indonesia secara bersamaan. Penggunaan anime sebagai gaya visual, serta pemilihan elemen-elemen khas Indonesia, menciptakan ruang ketiga (third space) yang memungkinkan terjadinya negosiasi makna antara budaya global dan lokal. Studi ini berkontribusi pada pemahaman tentang strategi pemasaran lintas budaya dan bagaimana periklanan dapat menjadi wadah bagi proses hibridisasi budaya dalam era globalisasi.