Pendidikan Anak Usia Dini di beberapa tempat belum sepenuhnya mempertimbangkan faktor-faktor yang berperan dalam aktivasi otak anak sehingga proses pembelajaran cenderung dipaksakan, ruang belajar yang masih menumpang, media ajar yang tidak tersedia, dan gaya belajar yang cenderung tidak dipersiapkan dengan matang oleh guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui strategi aktivasi otak kiri dan kanan anak usia dini. Sampel penelitian diambil di tiga Kecamatan yaitu, Masbagik, Pringgasela dan Sikur. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya strategi aktivasi otak anak usia dini untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal dengan memperhatikan hal-hal berikut: (1) Pemahaman guru tentang neurosains. (2) Desain ruang belajar yang menarik. (3) Gaya belajar harus dipahami oleh guru agar bisa mengombinasikan berbagai metode dalam menyampaikan materi. (4) Media pembelajaran yang dibutuhkan guru untuk mendukung proses pembelajaran.
Copyrights © 2025