Menjelang pilkada turut memunculkan upaya kampanye yang disemarakkan melalui media sosial, pendekatan lansung terhadap masyarakat dan lain sebagainya. Kekhawatiran terhadap siswa yang berstatus sebagai pemilih pemula bahwa belum matang dalam pengalaman politik termasuk pembinaan pendidikan politik akan berdampak pada perilaku memilih tindak mengandalkan rasionalitas yang baik memilih calon. Maka dari itu, penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan keterlibatan peneliti langsung untuk memberi rangkaian pembinaan pendidikan politik kepada siswa di SMA Negeri 18 Medan. Tujuan penelitian ini dilakukan agar menghasilkan siswa menjadi pemilih rasional dalam Pilkada 2024. Siswa dapat memilih dengan nalar yang baik dan tidak mudah terbuai dengan pencitraan politik semata, pembohongan hingga terlibat dalam konflik politik. Siswa dapat memahami etika politik yang benar maka keputusan memilih calon di Pilkada 2024 menjadi jalan terbaik
Copyrights © 2024