Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konseling kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif terhadap peningkatan kecerdasan emosional remaja. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pre-eksperimen dengan menggunakan desain penelitian One Group Pretest Posttest, desain tersebut menggunakan satu kelompok subjek dengan satu macam perlakuan, kelompok eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja Dusun Gadingan, Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang sebanyak 29 orang. Banyaknya sampel dalam penelitian ini adalah 6 remaja. Subjek penelitian dipilih secara random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala kecerdasan emosional. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan parametrik paired sample t test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif berpengaruh positif terhadap peningkatan kecerdasan emosional remaja. Hal ini dibuktikan dari hasil uji paired sample t-test dengan probabilitas nilai sig(2 tailed) 0,001 lebih kecil dari 0,05. Adanya perbedaan skor rata-rata angket kecerdasan emosional yaitu 6,395% dari hasil pretest posttest. Hal ini membuktikan bahwa konseling kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif dapat meningkatkan kecerdasan emosional remaja. Penelitian ini dilakukan pada remaja di dusun dengan usia yang beragam sehingga penulis memberikan rekomendasi untuk penelitian dilakukan di sekolah sehingga pelaksanaan penelitian dapat berjalan secara maksimal.
Copyrights © 2025