Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh video influencer terhadap pelestarian Bahasa Makassar di media sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian melibatkan 30 responden yang merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Daerah dan aktif mengikuti influencer berbahasa Makassar. Data dikumpulkan melalui kuesoner yang kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video influencer secara signifikan meningkatkan minat dan kesadaran responden terhadap penggunaan Bahasa Makassar. Responden mengungkapkan bahwa Bahasa Makassar berfungsi sebagai medium komunikasi yang esensial dan simbol identitas budaya, digunakan secara aktif dalam berbagai konteks sosial. Media sosial terbukti efektif dalam memperluas jangkauan komunikasi dan mempromosikan bahasa daerah di kalangan generasi muda. Meskipun terdapat tantangan, seperti kurangnya konten yang relevan dan menarik, pengaruh positif dari influencer dapat menciptakan suasana yang mendukung pelestarian Bahasa Makassar. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara komunitas dan influencer dalam menciptakan konten yang edukatif dan menarik, sehingga Bahasa Makassar tetap relevan di era digital.
Copyrights © 2025