Penyandang disabilitas menghadapi banyak hambatan untuk melakukan aktivitas fisik, termasuk masalah fasilitas dan keterbatasan aktivitas yang tidak dapat dilakukan secara normal. Menangani tantangan ini menjadi hal sangat penting, karena komponen kebugaran seperti kebugaran kardiorespirasi, morfologi, dan kekuatan secara langsung berkaitan dengan keterbatasan fungsional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebugaran siswa disabilitas pada fase A, Fase, C dan fase D. Peneliti melakukan survey kebugaran jasmani dengan melakukan tes kebugaran jasmani Siswa Indonesia (TKSI) kemenristekdikti terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah luar biasa (SLB) -B Prima Bhakti Yang berjumlah 15 siswa dari 3 kelas. Hasil analisis menunjukan bahwa kebugaran jasmani siswa disabilitas di SLB-B Prima Bhakti bahwa siswa kelas 2 berada dalam kategori baik, dan siswa kelas 5 dan 7 berada dalam kategori sedang. Hasil ini memberikan rekomendasi bagi lembaga terkait untuk dapat mempertahankan program aktivitas jasmani yang sudah dilaksanakan, serta memberikan perhatian khusus bagi siswa yang masih memiliki kebugaran jasmani yang rendah.
Copyrights © 2025