Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pendekatan deep learning terhadap kemampuan berpikir kritis murid pada materi matriks dengan konteks perjalanan wisata. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembelajaran bermakna yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 30 murid kelas XI SMK dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus. Data dikumpulkan melalui angket Skala Likert dan tes berpikir kritis berdasarkan indikator Ennis. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan layak dan dapat dipercaya. Uji normalitas dan linearitas menunjukkan data berdistribusi normal dan terdapat hubungan linear antara pendekatan deep learning dengan kemampuan berpikir kritis. Hasil analisis regresi menunjukkan nilai R² sebesar 0,084, yang mengindikasikan bahwa pendekatan deep learning memberikan kontribusi sebesar 8,4% terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis murid. Penelitian ini merekomendasikan agar guru menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam berbasis konteks agar proses pembelajaran menjadi lebih relevan, aplikatif, dan mampu menumbuhkan keterampilan berpikir kritis murid secara optimal.
Copyrights © 2025