Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Rendahnya pengetahuan ibu balita tentang gizi dan kurangnya praktik pemberian makanan sehat menjadi penyebab utama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat melalui edukasi dan pendampingan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Metode yang digunakan mencakup penyuluhan gizi, demonstrasi pembuatan PMT berbahan lokal, dan pendampingan intensif selama tiga bulan. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 2 Mei, dengan melibatkan 50 peserta, terdiri atas ibu balita dan kader posyandu. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi ibu balita sebesar 40%, serta peningkatan kepatuhan dalam pemberian PMT setiap hari. Kasus stunting pada kelompok sasaran menurun sebesar 15%. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa perubahan perilaku pemberian makanan sehat dan meningkatnya kesadaran gizi masyarakat. Edukasi berkelanjutan dan keterlibatan lintas sektor sangat penting dalam menurunkan prevalensi stunting di wilayah pedesaan.
Copyrights © 2025