Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitaspembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) berbasis sampah daur ulang sebagai strategi pengelolaan sampah di masyarakat desa, khususnya di Bank Sampah Gesit, Desa Rumah Gerat. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan pelatihan kepada pengurus Bank Sampah dalammemanfaatkan sampah daur ulang untuk membuat APE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan keterampilan dan kesadaran pengurus dalampemilahan dan pemanfaatan sampah. Selain itu, kreasi APE dapat menjadi salah satu strategi pengelolaan sampah yang efektif dan berbiaya rendah, yang dapat diimplementasikan tanpa memerlukan alat-alat canggih. Meskipun demikian, terdapat tantangan terkait keterbatasan waktu dan bahan baku untuk produksi APE dalam skala besar. Oleh karena itu, diperlukan siklus penelitian lanjutan untuk merumuskan model dan strategi pengelolaan sampah daur ulang yang lebih tepat dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.
Copyrights © 2024