Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah pemberdayaan Desa Bagor yang strategis karena desa ini terletak diantara tiga kawasan berlian wisata Sragen (Gunung Kemukus, Gedung Ombo dan Museum Sangiran). Hal ini tentunya merupakan suatu keberuntungan bagi masyarakat di Desa Bagor, karena berpotensi menjadi desa yang potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata di Kabupaten Sragen. Metode pemberdayaan dirancang dalam 3 pendekatan kegiatan; menggali kearifan lokal budaya pertanian jagung sebagai ikon pariwisata, dengan menciptakan berbagai atribut pariwisata bersumber dan berbahan dasar dari jagung. Merancang event budaya yang dapat dikomoditifikasi; yaitu membuat gunungan dari hasil olahan tanaman jagung dan kemudian menciptakan event budaya festival gunungan antar kelompok tani jagung se Desa Bagor. Puncak kegiatan adalah membuat kegiatan event budaya “Grebeg Klobot”. Budaya sebagai agen perubahan melaui penciptaan event budaya “Grebeg Globot” yang diselenggarakan sebagai agenda tahunan di Desa Wisata Bagor Miri-Sragen sebagai komoditifikasi budaya. Hasil pengabdian menunjukkan komoditifikasi budaya dapat menjadi daya tarik yang efektif. Penyelenggaran “Grebeg Klobot” dipilih sebagai event budaya terbukti mampu menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan keberadaan Desa Wisata Bagor Miri-Sragen yang secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Copyrights © 2025