Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

SURVEI MINAT ADOPSI PRAKTIK UMKM HIJAU DALAM MENDUKUNG SUSTAINABLE RURAL TOURISM DEVELOPMENT DI DUSUN PAYAKAN KABUPATEN MAGELANG (Studi Kasus Kelompok Tani Ngudi Rejeki) Hilmah Zuryani; Mafruhah, Izza; Sarjiyanto
Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/jdes.v12i1.1189

Abstract

Tujuan penelitian ini ada lima yakni memetakan sebaran luas lahan sawah, memetakan sebaran jumlah penduduk, memetakan potensi desa di Magelang, menganalisis minat UMKM dalam praktik ekonomi hijau dalam mendukung sustainable rural tourism development dan menganalisis faktor-faktor mempengaruhi minat adopsi praktik umkm hijau dengan mengambil studi kasus kelompok tani ngudi rejeki di Dusun Payakan Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan aplikasi Geo-Maps Orange Data Mining dan analisis kuantitatif deskriptif yakni analisis regresi linear berganda menggunakan alat software E-Views dengan mengambil sampel 60 dari anggota tani ngudi rejeki. Hasil penelitian nya adalah Minat UMKM dalam Praktik Hijau di Dusun Payakan adalah Tinggi dengan skor 4,15. Variabel pengetahuan memiliki pengaruh signifikan positif sebesar 0.0761, sedangkan Kebiasaan juga menjadi variabel yang berpengaruh terhadap minat adopsi UMKM hijau sebesar 0.23%.
Komoditifikasi Budaya pada Pemberdayaan Masyarakat Desa Bagor Kecamatan Miri-Sragen Melalui Event Budaya Grebeg Klobot Sarjiyanto; Sarwoto; Ma'Arif, Miftachul; Wahyudi, Lilik; Atmaji
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i3.792

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah pemberdayaan Desa Bagor yang strategis karena desa ini terletak diantara tiga kawasan berlian wisata Sragen (Gunung Kemukus, Gedung Ombo dan Museum Sangiran). Hal ini tentunya merupakan suatu keberuntungan bagi masyarakat di Desa Bagor, karena berpotensi menjadi desa yang potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata di Kabupaten Sragen. Metode pemberdayaan dirancang dalam 3 pendekatan kegiatan; menggali kearifan lokal budaya pertanian jagung sebagai ikon pariwisata, dengan menciptakan berbagai atribut pariwisata bersumber dan berbahan dasar dari jagung. Merancang event budaya yang dapat dikomoditifikasi; yaitu membuat gunungan dari hasil olahan tanaman jagung dan kemudian menciptakan event budaya festival gunungan antar kelompok tani jagung se Desa Bagor. Puncak kegiatan adalah membuat kegiatan event budaya “Grebeg Klobot”. Budaya sebagai agen perubahan melaui penciptaan event budaya “Grebeg Globot” yang diselenggarakan sebagai agenda tahunan di Desa Wisata Bagor Miri-Sragen sebagai komoditifikasi budaya. Hasil pengabdian menunjukkan komoditifikasi budaya dapat menjadi daya tarik yang efektif. Penyelenggaran “Grebeg Klobot” dipilih sebagai event budaya terbukti mampu menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan keberadaan Desa Wisata Bagor Miri-Sragen yang secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
SURVEI MINAT ADOPSI PRAKTIK UMKM HIJAU DALAM MENDUKUNG SUSTAINABLE RURAL TOURISM DEVELOPMENT DI DUSUN PAYAKAN KABUPATEN MAGELANG (Studi Kasus Kelompok Tani Ngudi Rejeki) Hilmah Zuryani; Mafruhah, Izza; Sarjiyanto
Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/jdes.v12i1.1189

Abstract

Tujuan penelitian ini ada lima yakni memetakan sebaran luas lahan sawah, memetakan sebaran jumlah penduduk, memetakan potensi desa di Magelang, menganalisis minat UMKM dalam praktik ekonomi hijau dalam mendukung sustainable rural tourism development dan menganalisis faktor-faktor mempengaruhi minat adopsi praktik umkm hijau dengan mengambil studi kasus kelompok tani ngudi rejeki di Dusun Payakan Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan aplikasi Geo-Maps Orange Data Mining dan analisis kuantitatif deskriptif yakni analisis regresi linear berganda menggunakan alat software E-Views dengan mengambil sampel 60 dari anggota tani ngudi rejeki. Hasil penelitian nya adalah Minat UMKM dalam Praktik Hijau di Dusun Payakan adalah Tinggi dengan skor 4,15. Variabel pengetahuan memiliki pengaruh signifikan positif sebesar 0.0761, sedangkan Kebiasaan juga menjadi variabel yang berpengaruh terhadap minat adopsi UMKM hijau sebesar 0.23%.
Penguatan science based policy pada pemanfaatan riset dan inovasi guna mewujudkan daya saing daerah Sarjiyanto; Tuhana; Sudarsana; Noviani, Leny; Ismoyowati, Dewi; Istiqomah, Nurul; Setyawan, Ary; Mafruhah, Izza; Rinanto, Yudi; Wirajaya, Asep Yudha; Perdana, Dian Noor Citra
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i1.21517

Abstract

Transformasi Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BAPPELBANGDA) menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) mempunyai konsekuensi diantaranya perlu menyusun blueprint dalam upaya meningkatkan penelitian, pengembangan, pendayaan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan inovasi daerah berdasarkan science based policy guna menciptakan daya saing daerah. Namun demikian, permasalahan mitra saat ini khususnya BAPPERIDA adalah hasil penelitian belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh perangkat daerah dan Pemerintah Daerah juga belum memiliki blueprint atau roadmap penelitian dan inovasi untuk 5-10 tahun kedepan yang inovatif dan sesuai kebutuhan daerah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan penguatan kepada BAPPERIDA Solo Raya melalui implementasi science based policy melalui penguatan penelitian, pengembangan, dan inovasi dalam rangka meningkatkan daya saing daerah. Metode yang digunakan adalah metode Participatory Action Research (PAR) dengan berpartisipasi dalam kegiatan penyusunan roadmap dan implementasi science based policy. Hasil pengabdian adalah masukan dan rancangan blueprint dan roadmap BAPPERIDA Kabupaten/ Kota di Solo Raya.  Peningkatan pemahaman aparatur tehnoktarik tentang pentingnya kebijakan berdasarkan penelitian. Hal ini membantu BAPPERIDA Kabupaten/ Kota Solo Raya mengoptimalkan pemanfaatan hasil penelitian   dan inovasi baru dalam menciptakan produk kebijakan dan semakin kuatnya science based policy dalam mewujudnya daya saing daerah.
POTENSI ARKEOLOGIS KEPULAUAN MALUKU: PENELITIAN DAN PEMANFAATAN* Sarjiyanto
AMERTA Vol. 33 No. 1 (2015)
Publisher : Penerbit BRIN (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kepulauan Maluku dikenal dunia sebagai tempat produksi, jalur, dan tujuan pencarian rempah oleh negara-negara Eropa pada periode perdagangan masa lampau. Beberapa negara seperti Portugis, Spanyol, Belanda, dan Inggris telah memberi pengaruh perkembangan peradaban di Kepulauan Maluku. Beberapa penelitian di situs-situs bekas kerajaan Ternate, Tidore, Bacan, Jailolo, dan bekas tempat kekuasaan lokal Orang Kaya di Banda telah memberi gambaran potensi sumberdaya budaya dan arti penting situs-situs itu bagi sejarah Nusantara. Belum semua informasi atau data yang diperoleh langsung dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas dengan berbagai media komunikasi. Untuk itu diharapkan data dan informasi yang ada dapat dimanfaatkan untuk kepentingan berbagai hal. Metodenya dengan memperlihatkan nilai penting dari hasil penelitian situs dan tinggalannya serta memberikan berbagai bentuk pemanfaatannya. Hasil pemanfaatannya antara lain melalui media penyaluran informasi publikasi, pengeluaran peraturan/kebijakan, tata lingkungan, pengembangan wisata, program pendidikan, pengembangan konsep baru, pengembangan museum. Regulasi yang lebih membuka peluang peran publik dalam pengelolaan dan penyajian benda budaya juga masih perlu dikembangkan.Termasuk di dalamnya peningkatan berbagai bentuk program pameran, pendidikan, dan event yang lebih berorientasi kepada masyarakat. Kata Kunci: Maluku, Rempah, Pengelolaan, Pemanfaatan, Media komunikasi Abstract. Archaeological Potency of Maluku Islands and Its Utilitations. Maluku islands is known to the world, especially European countries, as a producer, part of trade route, and destination of spices during the trade period in the past. Some countries such as Portugal, Spain, the Netherlands, and the United Kingdom have influenced the development of civilization in the Maluku islands. Several studies on the sites of the former kingdoms of Ternate, Tidore, Bacan, Jailolo, and the former site of the local authority of the rich society in Banda has given an overview of cultural resource potential and importance of the sites for the history of the archipelago. Not all the information or data obtained can be utilized directly for the benefit of the wider community with diverse communication media. Therefore it is hoped that the available data and information can be utilized for various purposes by showing their important values of sites and their finds as well as the variety of proper uses, among others publications, issuance of regulations/policies, environmental management, tourism development, educational programs, development of new concepts, or establishing and improving museums. Regulations that provide more opportunity for public involvement in management and display of cultural heritage items – such as exhibitions, education, and events that are more community-oriented – also need to be made. Keywords: Maluku, Spices, Management, Utilization, Communication media
The Impact of Corporate Social Responsibility (CSR) Programs on the Development of MSME Empowerment in the Manufacturing Sector Afiffah Nur Arifin; Nurul Istiqomah; Sarjiyanto
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 1 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i1.9349

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) has become a strategic instrument for manufacturing firms to address environmental and social challenges while simultaneously supporting the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study aims to examine the impact of CSR programs on the development and empowerment of MSMEs in the manufacturing sector. A Systematic Literature Review (SLR) approach was employed to synthesize and analyze prior empirical studies published in Scopus-indexed journals between 2019 and 2023. The review process followed a structured protocol, including article identification, screening, eligibility assessment, and qualitative synthesis, resulting in nine highly relevant studies. The findings indicate that CSR implementation in the manufacturing sector positively contributes to MSME empowerment through improved access to resources, enhanced managerial and technical capabilities, increased market opportunities, and strengthened environmental awareness. CSR initiatives focusing on environmental management, energy efficiency, waste reduction, education, and community development were found to play a crucial role in mitigating the negative environmental impacts of manufacturing activities while fostering sustainable MSME growth. Furthermore, institutional pressures—normative, coercive, and mimetic—were identified as significant drivers influencing corporate engagement in CSR practices. Overall, this study highlights that CSR serves not only as a mechanism for corporate accountability but also as a catalyst for inclusive economic development and sustainability. The findings provide valuable insights for policymakers, practitioners, and manufacturing firms in designing effective CSR strategies that support MSME empowerment and promote long-term social, economic, and environmental sustainability.