Permasalahan utama dalam pendidikan di Papua terletak pada rendahnya kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran. Sebagian besar guru belum memperoleh pelatihan yang memadai dalam membuat media digital, termasuk video pembelajaran. Materi ajar yang disampaikan cenderung bersifat abstrak dan kurang menarik bagi siswa. Keterbatasan sumber belajar membuat proses pembelajaran menjadi monoton dan tidak efektif. Minimnya akses terhadap teknologi memperparah ketimpangan kualitas pendidikan di daerah ini. Pelatihan pembuatan video interaktif menjadi alternatif solutif yang sesuai dengan kebutuhan kontekstual wilayah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan guru agar mampu membuat video pembelajaran yang efektif dan kontekstual. Peningkatan keterampilan teknologi diharapkan mendorong perubahan dalam metode mengajar yang lebih menarik dan partisipatif. Program ini juga menargetkan peningkatan motivasi belajar siswa melalui visualisasi materi yang lebih konkret. Keterlibatan guru dalam produksi konten dapat memperkuat pemahaman materi dan menumbuhkan rasa kepemilikan. Pendekatan ini bertujuan menciptakan transformasi pembelajaran yang berkelanjutan. Perubahan strategi mengajar menjadi indikator keberhasilan jangka pendek dari program ini. Metode pelaksanaan menggabungkan pelatihan langsung, praktik, dan diskusi kolaboratif. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap agar peserta memahami seluruh tahapan produksi video. Evaluasi dilakukan untuk mengukur perkembangan keterampilan secara berkala. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru menggunakan media digital. Respon peserta menunjukkan peningkatan motivasi dan antusiasme dalam mengajar. Rekomendasi mencakup penguatan dukungan lembaga dan pembentukan komunitas guru sebagai tindak lanjut program pengabdian.
Copyrights © 2025