Tingkat keaktifan mahasiswa yang rendah dalam proses perkuliahan menjadi isu yang dapat memengaruhi mutu pembelajaran di perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sejauh mana motivasi intrinsik dan ekstrinsik berhubungan dengan keaktifan mahasiswa di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional, menggunakan instrumen berupa kuesioner yang disebarkan kepada 35 mahasiswa melalui teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa terdapathubungan positif dan signifikan antara motivasi intrinsik (r = 0,633; p < 0,000), serta motivasi ekstrinsik (r = 0,583; p < 0,000) memiliki hubungan positif dan signifikan dengan keaktifan mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua jenis motivasi secara simultan memberikan kontribusi terhadap keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan akademik dan non-akademik. Motivasi intrinsik memiliki pengaruh yang lebih kuat, namun motivasi ekstrinsik tetap relevan dalam membentuk perilaku aktif mahasiswa. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar pengembangan strategi pembelajaran yang menumbuhkan baik dorongan internal maupun eksternal untuk meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa secara menyeluruh.
Copyrights © 2025