Masyarakat ideal dalam perspektif Al-Qur’an merupakan komunitas yang dibangun atas dasar nilai-nilai keimanan, persaudaraan, dan keadilan. Al-Qur’an menggunakan beberapa istilah untuk menggambarkan konsep masyarakat, di antaranya Ummah, Sya‘b, dan Qabilah, yang masing-masing memiliki makna filosofis dan implikasi sosial yang berbeda. Ummah mencerminkan komunitas berbasis keimanan yang inklusif dan universal, Sya‘b mengacu pada bangsa yang lebih luas, sedangkan Qabilah menggambarkan kesatuan sosial dalam bentuk suku atau kelompok kecil dalam struktur masyarakat. Artikel ini berupaya menganalisis konsep-konsep tersebut dalam perspektif pendidikan Islam dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan. Sumber utama yang digunakan berasal dari kajian-kajian akademik serta tafsir Al-Qur’an yang kredibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat ideal dalam Al-Qur’an dibangun atas prinsip tauhid, keadilan, ukhuwah Islamiyah, serta keseimbangan antara hak dan kewajiban individu dalam kehidupan sosial.
Copyrights © 2025