Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dasar Dasar Pendidikan Dalam Al-Quran: Konsep Tentang Masyarakat (Ummah, Sya'b, Qabilah) Nurjasmi, Nurjasmi; Alwizar, Alwizar; M. Yusuf, Kadar
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.581

Abstract

Masyarakat ideal dalam perspektif Al-Qur’an merupakan komunitas yang dibangun atas dasar nilai-nilai keimanan, persaudaraan, dan keadilan. Al-Qur’an menggunakan beberapa istilah untuk menggambarkan konsep masyarakat, di antaranya Ummah, Sya‘b, dan Qabilah, yang masing-masing memiliki makna filosofis dan implikasi sosial yang berbeda. Ummah mencerminkan komunitas berbasis keimanan yang inklusif dan universal, Sya‘b mengacu pada bangsa yang lebih luas, sedangkan Qabilah menggambarkan kesatuan sosial dalam bentuk suku atau kelompok kecil dalam struktur masyarakat. Artikel ini berupaya menganalisis konsep-konsep tersebut dalam perspektif pendidikan Islam dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan. Sumber utama yang digunakan berasal dari kajian-kajian akademik serta tafsir Al-Qur’an yang kredibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat ideal dalam Al-Qur’an dibangun atas prinsip tauhid, keadilan, ukhuwah Islamiyah, serta keseimbangan antara hak dan kewajiban individu dalam kehidupan sosial.
Paradigma Baru Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Nurjasmi, Nurjasmi; Zaitun, Zaitun; Murhayati, Sri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.582

Abstract

Transformasi pendidikan nasional melalui Kurikulum Merdeka menandai pergeseran paradigma pembelajaran, termasuk dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Capaian Pembelajaran (CP) hadir sebagai instrumen baru yang tidak hanya menggantikan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar, tetapi juga merepresentasikan arah baru pembelajaran berbasis kompetensi, karakter, dan kontekstualisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan nyata. Artikel ini mengkaji secara kritis konsep dan struktur CP PAI dalam kerangka Kurikulum Merdeka, serta menganalisis kesiapan dan kompetensi guru dalam menelaah, mengembangkan, dan mengimplementasikannya secara bermakna. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan rujukan pada kebijakan serta literatur akademik terbaru, tulisan ini menegaskan bahwa CP bukan sekadar target pembelajaran, tetapi merupakan representasi nilai, karakter, dan tujuan pendidikan Islam itu sendiri. Diperlukan pemahaman filosofis, pedagogis, dan praktik yang holistik dari para guru agar CP benar-benar menjadi sarana transformasi pendidikan keislaman yang lebih kontekstual, moderat, dan membumi.
Studi dan Analisis Break Even Point pada Produksi Kerupuk Kamang Arziyah, Dewi; Yusmita, Lisa; Ariyetti, Ariyetti; Wijayanti, Ruri; Anggia, Malse; Mutiar, Sri; Aulia Putri, Nazira; Nurjasmi, Nurjasmi
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis (JEMB) Vol. 1 No. 2 (2022): Juli - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerupuk Kamang merupakan salah satu makanan tradisional khas Sumatera Barat yang berasal dari daerah Kamang, Bukitting.Kerupuk kamang sudah mulai dikenal dan dipasarkan online, bahkan juga mengikuti pameran makanan khas lokal. Kerupuk kamang diusahakan oleh industri UMKM yang ada di daerah Kamang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya penerimaan dan produksi industri dalam keadaan mencapai Break Even Point. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif,dimana penulis akan melakukan pengumpulan data berupa angka yang di butuhkan sehubungan dengan masalah yang akan di teliti, sehingga hasil penelitiannya dapat lebih dipercaya dan diandalkan kebenarannya. Disamping itu juga penelitian ini menggunakan studi literatur untuk mendapatkan teori, data-data serta gambar yang diperlukan. Berdasarkan hasil penelitian pada produk kerupuk kamang didapatkan nilai Break Even Point (BEP) dalam unit per tahun yaitu 1.296 unit untuk harga jual Rp 6.000,-/ unit, dengan BEP dalam Rupiah per tahun sebesar Rp. 7.229.520,.. sehingga dapat disimpulkan produk ini layak untuk diproduksi,.
Peran Rencana Strategis (Renstra) Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam: Analisis Manajemen Strategis Pada Lembaga Pendidikan Islam Zamsiswaya, Zamsiswaya; Ambiani, Jenny; Firma, Heldi; Nurjasmi, Nurjasmi; Setyawan, Roby
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6476

Abstract

Rencana Strategis (Renstra) merupakan instrumen manajerial fundamental dalam menentukan arah, kebijakan, dan program pengembangan lembaga pendidikan Islam, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, dalam praktiknya, Renstra sering kali dipahami sebatas dokumen administratif dan belum sepenuhnya diimplementasikan sebagai kerangka strategis peningkatan mutu pendidikan. Analisis didasarkan pada kerangka konseptual manajemen strategis yang meliputi perumusan visi dan misi, analisis lingkungan internal dan eksternal, penetapan tujuan strategis, serta pengendalian dan evaluasi mutu. Hasil kajian menunjukkan bahwa Renstra memiliki peran strategis dalam peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam apabila disusun secara partisipatif, berbasis analisis kebutuhan nyata lembaga, serta diimplementasikan secara konsisten dan berkelanjutan. Renstra yang efektif mampu menjadi pedoman dalam pengembangan kurikulum PAI, peningkatan kompetensi pendidik, penguatan budaya mutu, serta optimalisasi sumber daya pendidikan. Sebaliknya, Renstra yang bersifat formalistik dan tidak disertai mekanisme evaluasi cenderung gagal memberikan dampak signifikan terhadap mutu pendidikan. Oleh karena itu, penguatan fungsi Renstra sebagai instrumen manajemen strategis menjadi prasyarat utama dalam upaya peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam di lembaga pendidikan Islam.