Abstrak Pengetahuan mengenai perkembangan sosial remaja menjadi salah satu faktor yang berkontribusi kepada keberhasilan pendidikan. Oleh karenanya, guru membutuhkan upaya peningkatan kapasitas keterampilan pemahaman peserta didik remaja, terutama karakteristik perkembangan psikososial. Sasaran kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah seluruh guru di Pondok Pesantren Bait et Tauhid Kota Serang, Banten. Tujuan dilakukannya pemberdayaan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pemahaman guru berdasarkan perkembangan psikososial dari Erik Erikson. Perkembangan psikosisal dipilih sebagai kerangka pemberdayaan masyarakat untuk memberikan pemahaman faktor sosial yang berkontribusi terhadap perkembangan remaja. Metode yang digunakan adalah pelatihan psikoedukasi untuk guru di pondok pesantren dengan jumlah peserta 22 orang. Pengukuran keberhasilan intervensi dilakukan melalui pre-tes dan post-tes. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 65% dalam ranah kognitif dari psikoedukasi yang dilakukan. Kegiatan psikoedukasi yang diberikan kepada para guru di pondok, mampu memberikan peningkatan kapasitas pengetahuan dan pemahaman guru terkait karakteristik santri remaja. Hasil kegiatan juga menunjukkan bahwa 95% guru memiliki kapasitas untuk mengetahui dan mengidentifikasi karakteristik khas, seperti perubahan fisik, emosi, dan minat pada remaja.Kata kunci: Guru, Pesantren, Psikoedukasi, Psikososial, Remaja.
Copyrights © 2024