Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Karakter Santri Berbasis Psychososial Development: Psikoedukasi Guru Pondok Pesantren Bait Et-Tauhid Kota Serang Akbar, Muhammad Yudi Ali; Rahmadani, Anisa; Ushuluddin, Achmad
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3452

Abstract

Abstrak Pengetahuan mengenai perkembangan sosial remaja menjadi salah satu faktor yang berkontribusi kepada keberhasilan pendidikan. Oleh karenanya, guru membutuhkan upaya peningkatan kapasitas keterampilan pemahaman peserta didik remaja, terutama karakteristik perkembangan psikososial. Sasaran kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah seluruh guru di Pondok Pesantren Bait et Tauhid Kota Serang, Banten. Tujuan dilakukannya pemberdayaan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pemahaman guru berdasarkan perkembangan psikososial dari Erik Erikson. Perkembangan psikosisal dipilih sebagai kerangka pemberdayaan masyarakat untuk memberikan pemahaman faktor sosial yang berkontribusi terhadap perkembangan remaja. Metode yang digunakan adalah pelatihan psikoedukasi untuk guru di pondok pesantren dengan jumlah peserta 22 orang. Pengukuran keberhasilan intervensi dilakukan melalui pre-tes dan post-tes. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 65% dalam ranah kognitif dari psikoedukasi yang dilakukan. Kegiatan psikoedukasi yang diberikan kepada para guru di pondok, mampu memberikan peningkatan kapasitas pengetahuan dan pemahaman guru terkait karakteristik santri remaja. Hasil kegiatan juga menunjukkan bahwa 95% guru memiliki kapasitas untuk mengetahui dan mengidentifikasi karakteristik khas, seperti perubahan fisik, emosi, dan minat pada remaja.Kata kunci: Guru, Pesantren, Psikoedukasi, Psikososial, Remaja.
Pengaruh iklim sekolah terhadap kepuasan penerapan inklusi: studi persepsi orangtua dengan anak berkebutuhan khusus di kota Depok Rahmadani, Anisa; Ushuluddin, Achmad; Shah, Abdullah Hakam
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020233230

Abstract

As an education system that becomes a new choice, the implementation of inclusive education still faces many challenges. This research was conducted due to the limited research on school climate with parents' perspective about inclusion at the micro level in Kota Depok. The purpose of this study is to examine the effect of parents' perception about school climate toward school sastisfaction in Kota Depok. This quantitative correlational study involve 72 parents who had special needs children who attend inclusive public and private school. Parents completed two self-report questionnaires: Parental Perception of Inclusion Climate Scale and Satisfaction of School Inclusion Survey. The results show there are significant differences regarding satisfaction, with parents from private school tend to more satisfied about inclusive that parents from public school. A regression analysis was performed and confirmed that parents perception about school climate were predictors of parents satisfaction about inclusive school. These finding provide insight that the main consideration for satisfaction according to parents is the support provided by all school staff and teachers. Stakeholders can consider providing understanding to all school stakeholders about the importance of support, both instrumental and emotional.
Sistem Pendidikan dan Perlindungan Anak yang Preventif di Indonesia: Perspektif HAM Mansir, Firman; Harmathilda; Yudi Ali Akbar, Muhammad; Rahmadani, Anisa; Ushuluddin, Achmad
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v5i2.8520

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengkaji urgensi penguatan sistem pendidikan dan mekanisme perlindungan anak yang bersifat preventif melalui perspektif Hak Asasi Manusia (HAM), selain itu artikel ini mengungkapkan bahwa lahirnya berbagai konflik dan kekerasan tentang anak-anak yang ada di Indonesia, berawal dari kurangnya perhatian orang tua terhadap perkembangan anak. Selain itu kurangnya nilai-nilai akhlak yang berakar dari pendidikan Islam tidak maksimal dalam proses pembelajaran di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, berbasis kajian literatur terhadap regulasi nasional, instrumen HAM internasional serta riset-riset terkini mengenai implementasi pendidikan dan perlindungan anak di Indonesia. Karena itu, perlu adanya pencegahan dan penanganan yang sesuai dengan realita sehingga konflik dan kekerasan dapat terselesaikan. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan preventif harus diwujudkan melalui penguatan kurikulum berbasis HAM, peningkatan kompetensi guru dalam pendidikan berperpektif hak anak, serta penyediaan sistem pelaporan dan pengawasan yang mudah diakses dan responsif. Dengan demikian, beberapa faktor perlu dipahami bersama bahwa faktor tersebut yang mampu mengentaskan berbagai kasus kekerasan dan mampu memberikan perlindungan terhadap anak. Abstract. This study emphasizes the urgency of enhancing the educational system and implementing preventive measures for child protection. Additionally, it shows that a lack of parental attention to child development is the root cause of many conflicts and acts of violence affecting children in Indonesia. Furthermore, the learning process at educational institutions often fails to maximize moral principles rooted in Islamic education. Through a review of national laws, international human rights treaties, and current research on education and child protection in Indonesia, this study adopts a qualitative approach. Therefore, effective prevention and intervention strategies are necessary to resolve conflicts and violence. The study highlights that achieving a preventive strategy requires strengthening a human rights-based curriculum, improving teachers' competence in child rights education, and establishing accessible, responsive reporting and monitoring systems. It is also vital to understand that these factors collectively have the potential to eliminate various forms of violence and protect children.