Kopi Arabika memegang peranan penting di Kota Bogor dengan tren konsumsi yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi konsumen terhadap rasa, aroma, dan harga, serta preferensi frekuensi konsumsi dan tempat pembelian (variabel bebas) terhadap permintaan kopi Arabika (variabel terikat). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 100 responden konsumen kopi Arabika di Bogor. Hasil menunjukkan bahwa persepsi positif terhadap rasa dan aroma kopi, frekuensi konsumsi yang tinggi, serta preferensi membeli di tempat yang nyaman meningkatkan permintaan kopi Arabika. Sebaliknya, harga tidak menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas rasa dan aroma serta pengalaman sosial saat membeli kopi lebih berperan dibanding harga. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk fokus meningkatkan kualitas produk dan pengalaman konsumen dalam pemasaran kopi Arabika di Kota Bogor.
Copyrights © 2025