Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) berbasis restrukturisasi kognitif dalam konseling individual terhadap siswa broken home di SMP Negeri 23 Medan. Pendekatan REBT dipilih karena mampu membantu individu mengidentifikasi dan mengganti pikiran irasional yang berdampak negatif terhadap emosi dan perilaku. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah peneliti sebagai guru BK dan empat orang siswa yang mengalami kondisi keluarga broken home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan REBT berbasis restrukturisasi kognitif dalam sesi konseling individual mampu membantu siswa mengenali pola pikir negatif, mengembangkan pemahaman yang lebih rasional, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola emosi dan perilaku secara adaptif. Proses konseling juga memperlihatkan perubahan positif pada sikap dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar pendekatan REBT dijadikan salah satu strategi intervensi efektif dalam layanan konseling di sekolah untuk membantu siswa dengan latar belakang keluarga yang bermasalah.
Copyrights © 2025