Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif untuk mengeksplorasi penerapan pembelajaran berbasis scenario planning dan dampaknya terhadap siswa di PKBM Madani Hebat. Subjek penelitian terdiri dari siswa Program Paket B dan Paket C yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami perubahan positif berupa sikap optimis terhadap masa depan, peralihan pola pikir dari fixed mindset ke growth mindset, serta peningkatan kesadaran spiritual. Peran fasilitator terbukti signifikan dalam mendukung perkembangan emosional dan spiritual siswa. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya integrasi aspek kognitif dan spiritual dalam pembelajaran agar siswa dapat tumbuh secara holistik dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Copyrights © 2025