Dengan berkembangnya teknologi digital, telah terjadi pergeseran besar dalam pendekatan pemasaran. Salah satu strategi utama untuk meningkatkan keterlibatan konsumen adalah penggunaan media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana interaksi digital dan konten media sosial berdampak pada tingkat keterlibatan pelanggan merek Miricare di kalangan mahasiswa Universitas Negeri Medan. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif yang menggunakan jenis penelitian asosiatif dan deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik purposive sampling, kuesioner berbasis skala Likert disebarkan kepada 70 responden yang dipilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten media sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat engagement consumen, dengan nilai thitung 4.274 lebih besar dari ttabel 1.995 dan nilai signifikansi 0.000 < 0.05,interaksi digital juga memiliki pengaruh positif, dengan nilai thitung 6.802 lebih besar dari ttabel 1.995 dan nilai signifikansi 0.000 < 0.05. Selain itu, hasil uji F menunjukkan bahwa kedua variabel independen mempengaruhi keputusan pembelian secara bersamaan, dengan nilai F hitung 95.851 lebih besar dari F tabel 3,13 dan signifikansi 0.000 < 0.05.Dan Secara simultan, kedua variabel ini juga memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan keterlibatan konsumen, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 74,1%. Hasilnya menunjukkan bahwa konten media sosial yang baik dan interaksi digital yang intens dapat memperkuat hubungan emosional antara pelanggan dan merek. Oleh karena itu, Miricare harus mengoptimalkan kedua elemen ini untuk mempertahankan loyalitas pelanggan dan memperluas jangkauan pasarnya di era internet.
Copyrights © 2025