Kepercayaan diri dan keterampilan berkomunikasi merupakan aspek penting dalam proses pembelajaran siswa sekolah dasar, terutama dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Namun, banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam mengekspresikan pendapat mereka di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan fabel berbasis teknologi terhadap peningkatan keterampilan berbahasa dan rasa percaya diri siswa dalam berkomunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi langsung yang dilakukan di SDN X. Penelitian berlangsung selama 4 minggu dengan subjek 30 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap minat siswa, respon selama pembelajaran, serta perubahan perilaku komunikasi setelah menggunakan dua video fabel sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fabel berbasis teknologi meningkatkan keaktifan dan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi. Setelah menggunakan video fabel, siswa menjadi lebih berani berbicara dan menyampaikan pendapat. Pada minggu pertama, hanya 18 siswa yang aktif, namun jumlah ini meningkat menjadi 23 pada minggu ketiga, dan 27 siswa pada minggu keempat.
Copyrights © 2025