Dewasa ini, orang muda sering menghadapi berbagai tantangan hidup yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan mental mereka. Mulai dari beban akademik, pencarian identitas, hingga penaruh media sosial dapat memberikan pengaruh yang signifikan pada perkembangan mental mereka. Kondisi ini dapat memicu gangguan mental seperti stres, kecemasan, maupun depresi. Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki peran yang penting dalam menolong para orang muda untuk dapat membentuk dan mempertahankan kesehatan mental melalui aspek kerohanian, moral, maupun sosial. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk mendapatkan apa saja kontribusi PAK dalam menjaga kesehatan mental remaja. Hasil menunjukan bahwa PAK tidak hanya berperan memberikan pengajaran rohani, tetapi juga dapat memberikan penguatan karakter, memberi arah dan tujuan hidup, dan mengembangkan kecerdasan emosional orang muda. Kesehatan mental dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti faktor biologis, psikologis, dan lingkungan sosial dimana orang muda tinggal. Melalui peran guru PAK sebagai pendamping dan dapat menerapkan metode pembelajaran interaktif seperti Think-Pair-Share, serta pendekatan pastoral, para orang muda dapat dibantu untuk bagaimana mengelola emosi mereka dan dapat membangun hubungan satu dengan yang lain secara sehat. Kesimpulannya, PAK memiliki kemampuan dalam mendukung kesehatan mental generasi muda dengan menyediakan pembelajaran secara kerohanian dan emosional secara efektif dan relevan, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan secara seimbang dan bermakna.
Copyrights © 2025