Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lanskap linguistik bahasa Arab di lingkungan sekolah Qurrota A’yun di Kabupaten Bekasi, dalam mendukung pembelajaran bahasa Arab serta pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) 4, khususnya pada aspek literasi. Dengan menggunakan metode studi kasus, data dianalisis secara kualitatif dan dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, angket, dan dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lanskap linguistik berbahasa Arab tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga sebagai alat edukatif yang efektif. Lanskap ini membantu siswa meningkatkan kemampuan membaca dan memahami bahasa Arab, serta mencerminkan identitas sekolah sebagai institusi berbasis nilai-nilai Islam. Selain itu, keberadaan lanskap linguistik memotivasi siswa untuk belajar bahasa Arab dengan lebih percaya diri. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengungkap bahwa metode pengajaran tambahan diperlukan untuk memperkuat keterampilan menulis siswa. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang integrasi elemen bahasa dalam pendidikan dan relevansinya terhadap kebijakan global seperti SDGs, yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kebijakan pendidikan multibahasa di Indonesia.
Copyrights © 2025