Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Volume 10, Nomor 2, Juli 2025

HUBUNGAN DERAJAT PROTEIN DALAM URIN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH PADA PASIEN PREEKLAMSIA

Maharani, Astrid Winesti (Unknown)
Samara, Diana (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2025

Abstract

Preeklamsiamenduduki peringkat kedua penyebab kematian ibu dan berdampak pad akesejahteraan ibu serta janin, termasuk kejadian berat badan lahir rendah. Masih terdapat pro dan kontra mengenai hubungan antara derajat proteinuria dengan kejadian beran badan lahir rendah pada pasien preeklamsia. Tujuan dari studi ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran pada pasien preeklamsia mengenai komplikasi pada janin, khususnya terkait berat lahir bayi. Penelitian ini menerapkan metode observasional analitik dengan pendekatan studi cross-sectional diambil dari 176 data pasien preeklamsia di RSU Karawang.  Data sekunder berupa data rekam medik pasien preeklamsia yang data karakteristik demografi meliputi naman, usia, jenis kelamin bayi, dan derajat proteinuria, serta berat bayi lahir dikumpulkan sebagai data yang digunakan pada penelitian ini. Data diolah menggunakan Chi-Square Test dengan batas kemaknaan statistik p<0,05. Hasil menunjukkan sebagian besar subjek pasien preeklamsia berusia 20-34 tahun yaitu58,5%,  bayi yang dilahirkan sama besar jumlahnya antara laki-laki dan perempuan yaitu 50,0%, derajat proteinuria yang masuk ke dalam kategori (+1-+2) yaitu 55,7%, bayi yang tidak memiliki berat badan lahir rendah sebesar 62,5%. Tidak terdapat hubungan antara usia ibu dengan kejadian berat badan lahir rendah pada pasien preeklamsia (p=0,0688). Terdapat hubungan antara derajat proteinuria dengan kejadian berat badan lahir rendah pada pasien preeklamsia (p<0,001). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah derajat proteinuria berhubungan dengan kejadian berat badan bayi lahir rendah r dari pasien preeklamsia.

Copyrights © 2025