Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IX-6 di SMP Negeri 21 Kota Malang melalui penggunaan metode Problem Based Learning (PBL) dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi "Menjaga Keutuhan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)." Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang didasarkan pada model spiral Kemmis dan McTaggart dan terdiri dari dua bagian. 34 siswa menjadi subjek penelitian. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, dokumentasi, wawancara, dan analisis lapangan, bersama dengan teknik analisis data kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa telah meningkat, terbukti dari rata-rata peningkatan keterampilan berpikir kritis mereka dari 65,29 di semester pertama menjadi 82,06 di semester kedua. Model PBL yang efektif meningkatkan keterampilan analitis, evaluatif, dan pertumbuhan signifikan siswa dalam kurikulum Pendidikan Pancasila.
Copyrights © 2025