Studi ini memiliki satu tujuan utama, yaitu untuk mengetahui bagaimana aksen dan dialek regional menentukan pengucapan bahasa Inggris yang dihasilkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan dan wawancara semi-terstruktur dilakukan terhadap lima mahasiswa dari lima latar belakang dialek yang berbeda (Batak Toba, Aceh, Jawa, Minangkabau, dan Melayu Deli) sebagai sumber data. Tujuan utama studi ini adalah untuk mengidentifikasi kesalahan pengucapan dan mengkaji pengaruh sistem fonologi bahasa ibu siswa terhadap pengucapan suara bahasa Inggris oleh pembelajar bahasa kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi fonologi merupakan fitur yang lebih khusus dalam realisasi suara dengan /θ/, /ð/, /v/ dan /z/. Terdapat aksen dan dialek asli yang muncul dari hal ini, yang berpotensi mempengaruhi kelancaran berbicara siswa dan, pada beberapa kesempatan, masalah dalam komunikasi juga. Hasil penelitian ini menyiratkan bahwa praktik kesadaran fonologi untuk pengajaran bahasa asing harus diterapkan dalam pembelajaran pengucapan di tingkat universitas dengan memperhatikan latar belakang dialek siswa. Metodologi ini dapat memfasilitasi komunikasi lisan yang lebih baik dan menjadi kekuatan pendukung untuk membantu siswa
Copyrights © 2025