Mahasiswa program studi tata boga sering mengalami kesulitan memahami penggunaan bahan alternatif sehat dalam menu kontinental karena keterbatasan media pembelajaran yang kontekstual dan praktis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku saku visual sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam konteks tersebut. Metode pengembangan menggunakan model DDD-E (Decide, Design, Develop, Evaluate), dengan subjek mahasiswa pendidikan kejuruan bidang kuliner. Validasi dilakukan oleh ahli materi, media, dan bahasa, dilanjutkan dengan uji coba melalui skema one-to-one, small group, dan field test. Hasil validasi menunjukkan skor kelayakan rata-rata 89,47% (kategori sangat layak). Peningkatan skor pemahaman mahasiswa mencapai 19,7 poin (kelompok kecil) dan 18,2 poin (lapangan). Respon kepuasan mahasiswa menunjukkan rata-rata 83,2%. Media ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktik mahasiswa terkait bahan substitusi sehat. Buku saku visual ini direkomendasikan sebagai media pembelajaran alternatif yang aplikatif, menarik, dan dapat diadaptasi untuk mata kuliah praktik lainnya.Kata Kunci: Media visual, bahan substitusi sehat, pendidikan kuliner, masakan kontinental, pembelajaran praktik.
Copyrights © 2025