Pendidikan Islam memainkan peran penting dalam membentuk karakter, nilai moral, dan orientasi spiritual umat Muslim, bahkan ketika mereka hidup sebagai minoritas di negara-negara Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan pendidikan Islam di Australia dan Belanda dari aspek historis, struktural, dan ideologis, serta mengidentifikasi tantangan dan respons sosial-budaya yang menyertainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Sumber data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, disertasi, dan dokumen daring terkait pendidikan Islam di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Australia telah tumbuh sejak abad ke-17 melalui jalur informal, dan mengalami formalitas institusional sejak tahun 1970-an. Sementara di Belanda, perkembangan signifikan dimulai pada 1980-an dan mencapai pengakuan negara pada awal 2000-an dengan dukungan pendanaan publik. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendidikan Islam dalam sistem nasional negara Barat sangat bergantung pada kolaborasi antara komunitas Muslim, kebijakan negara, dan keberterimaan masyarakat mayoritas terhadap keragaman nilai
Copyrights © 2025