Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tanjung Morawa melalui implementasi layanan bimbingan kelompok. Fokus utama penelitian adalah mengatasi permasalahan kedisiplinan yang ditandai dengan keterlambatan datang ke sekolah dan ketidaklengkapan atribut seragam siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tingkat kedisiplinan siswa. Pada tahap pra-tindakan, sebagian besar siswa berada dalam kategori kedisiplinan rendah dan sedang. Setelah pelaksanaan bimbingan kelompok pada Siklus I dan II, jumlah siswa dengan tingkat kedisiplinan tinggi dan cukup meningkat secara bertahap, sementara kategori rendah mengalami penurunan hingga nol. Temuan ini menunjukkan bahwa bimbingan kelompok mampu menumbuhkan kesadaran, rasa tanggung jawab, serta komitmen siswa dalam menaati tata tertib sekolah. Dengan demikian, layanan bimbingan kelompok terbukti menjadi strategi efektif dalam membangun budaya disiplin di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2025