Kanker payudara merupakan jenis kanker terbanyak yang menyerang perempuan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Salah satu penyebab tingginya angka kejadian kanker payudara adalah rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya deteksi dini. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) menjadi metode yang mudah dilakukan sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa melalui kegiatan edukasi tentang perilaku SADARI di Kost Putri Flogenta, Lasiana, Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode ceramah dan demonstrasi. Media yang digunakan dalam penyuluhan berupa poster, video animasi, dan PowerPoint. Evaluasi dilakukan dengan membagikan pre-test sebelum dan post-test setelah penyampaian materi kepada 13 partisipan. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan partisipan setelah edukasi. Sebelum kegiatan, mayoritas (53,84%) memiliki pengetahuan kurang, namun setelah edukasi, seluruh partisipan (100%) menunjukkan tingkat pengetahuan baik. Skor rata-rata pre-test sebesar 60,57 meningkat menjadi 95,15 pada post-test, dengan p-value 0,000, menandakan perbedaan yang signifikan. Kegiatan edukasi dengan metode ceramah dan demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan partisipan tentang perilaku SADARI.
Copyrights © 2025