Latar Belakang: Anak-anak panti asuhan sering mengalami keterbatasan dalam akses media pembelajaran dan ruang ekspresi yang berdampak pada rendahnya kemampuan literasi dan kreativitas mereka. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pendekatan berbasis permainan dan seni mampu meningkatkan kemampuan tersebut secara efektif. Tujuan: Mengetahui efektivitas kegiatan pengabdian masyarakat berbasis budaya lokal dalam meningkatkan literasi dan kreativitas anak-anak panti asuhan Madinatul Yatim Siti Aminah, Indramayu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kualitatif partisipatif. Subjek terdiri atas 20 anak berusia 7–15 tahun dan 8 mahasiswa PPG Universitas Wiralodra. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dokumentasi selama empat minggu pelaksanaan program. Hasil: Kegiatan literasi interaktif menggunakan media seperti kartu UNO modifikasi dan ular tangga edukatif berhasil meningkatkan minat baca dan pemahaman anak-anak SD. Sementara itu, pelatihan seni kaos jumputan pada anak-anak SMP menumbuhkan kreativitas, rasa percaya diri, dan kemampuan presentasi. Kesimpulan: Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi dan kreativitas anak-anak panti asuhan serta memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa.
Copyrights © 2025