Masyarakat menilai tanaman hias adalah suatu produk yang dapat memberikan nilai lebih. Memberikan dari segi keindahannya, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan. Tidak hanya sekedar kepuasan dalam menikmati dan dijadikan instrumen relaksasi, tanaman hias dapat juga mempercantik lingkungan, meningkatkan kualitas udara, dan bahkan memberikan manfaat ekonomi melalui budidaya dan penjualan. Desa Anggrasmanis memiliki potensi dalam mengembangkan desanya sebagai desa wisata yang memiliki keunggulan salah satunya adalah sebagai sentra penjual tanaman hias. Akan tetapi, penjualan tanaman hias dirasakan oleh petani atau pengusaha tanaman hias belum sesuai harapan. Sejak tahun 2020, BUMDes Desa Anggrasmanis memiliki kelompok yang bertugas mengembangkan tanaman hias di desanya. Tujuan utamanya selain memajukan Desa Anggrasmanis juga memajukan kesejahteraan petani atau pengusaha tanaman hias. Keterbatasan ilmu dan minimnya pelatihan yang didapatkan membuat kelompok pengembang tanaman hias belum dapat memberikan pendampingan ataupun penyuluhan terhadap para petani ataupun pengusaha tanaman hias di Desa Anggrasmanis. Tim pengabdian masyarakat Fakultas Bisnis Universitas Setia Budi membantu memberikan jalan keluar dengan memberikan pelatihan tentang (1) Cara melihat peluang bisnis tanaman hias dan strategi pemasaran dan peluang bisnis tanaman hias, (2) Peningkatan dan penambahan nilai produk, (3) Pelatihan teknik polikultur dengan metode mix and match pada tanaman hias kepada kelompok pengembang tanaman hias Desa Anggrasmanis. Kata Kunci : bisnis tanaman hias, nilai tambah produk, Teknik polikultur, metode mix and match tanaman hias.
Copyrights © 2025