Keanekaragaman kupu-kupu (Rhopalocera) dapat mencerminkan kualitas lingkungan suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik foodtrap dalam mengkaji keanekaragaman kupu-kupu di Taman Hutan Kota Langsa. Penelitian dilakukan pada Januari 2025 menggunakan metode observasi secara purposive sampling di tiga titik lokasi. Penelitian meliputi kawasan taman, kawasan hutan, dan kawasan bermain. Teknik foodtrap berupa campuran pisang dan gula digunakan sebagai umpan, dilengkapi dengan koleksi aktif menggunakan jaring serangga. Hasil penelitian berhasil mengumpulkan 388 individu kupu-kupu yang terdiri atas 41 spesies dari 5 famili, dengan nilai indeks keanekaragaman kategori sedang (H’= 2.67–2.86). Famili Nymphalidae menjadi yang paling dominan, sementara Hesperidae paling sedikit ditemukan jumlah spesiesnya. Teknik foodtrap lebih efektif menunjukkan hasil paling tinggi (45.6%) jumlah jenis serta paling banyak ditemui jumlah individu kupu-kupu jika dibandingkan dengan teknik lain pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknik foodtrap lebih efektif meningkatkan jumlah spesies yang teridentifikasi dan dapat digunakan sebagai metode alternatif dalam pengkajian keanekaragaman kupu-kupu.
Copyrights © 2025