Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Identifikasi Spesies Kupu-Kupu (Lepidoptera) di Kawasan Hutan Lindung Kota Langsa Anggrela, Vira; Arini, Dhiya; Hasibuan, Widya Aprilia; Maysarah, Maysarah; Masdar, Eli
Jurnal Jeumpa Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v10i2.8793

Abstract

Kawasan hutan lindung sebagian besar merupakan ekosistem hutan alami yang dikelola oleh pemerintah Kota Langsa sebagai kawasan konservasi berbagai spesies hewan dan tumbuhan. Pada kawasan ini dilakukan penangkaran terhadap berbagai spesies hewan antara lain rusa, kuda, landak, musang, buaya, kura-kura, iguana, ular, dan berbagai spesies burung. Kupu-kupu memiliki peran untuk menjaga ekosistem salah satunya sebagai polinator untuk penyerbukan tanaman dan keseimbangan ekologi. Kupu-kupu sebagai bioindikator lingkungan karena sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis Lepidoptera di kawasan hutan lindung Kota Langsa. Metode penelitian menggunakan transect helt dengan melambaikan net di udara dengan gerakan yang cepat untuk menangkap kupu-kupu di sepanjang jalur hutan lindung. Semua spesies Lepidoptera yang dikumpulkan diidentifikasi di laboratorium biologi Universitas Samudra. Ditemukan 12 spesies dari 5 famili di kawasan hutan lindung Kota Langsa, famili yang paling dominan jumlah spesies dan individu yaitu famili Nymphalidae, sedangkan yang paling rendah yaitu famili Pieridae ditemukan 2 spesies,famili Uraniidae, Lycaenidae, dan Geometridae masing-masing ditemukan satu spesies. Lokasi yang paling tinggi ditemukan jumlah spesies dan familinya pada kawasan hutan lindung konservasi karena memiliki vegetasi tumbuhan sedangkan yang paling rendah pada kawasan danau dan kawasan penangkaran hewan.
KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) DI TAMAN HUTAN KOTA LANGSA Arini, Dhiya; Jayanthi, Sri; Aini, Nur; Anggrela, Vira; Purba, Ruth Helena; Hasibuan, Widya Aprilia; Mawarina, Auria; Anisa, Malika Nurul
JURNAL BIOSENSE Vol 8 No 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v8i1.4779

Abstract

Keanekaragaman tumbuhan paku (Pteridophyta) berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sebagai vegetasi penutup tanah, melindungi tanah dari erosi dan membantu pelapukan sisa-sisa hutan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dan informasi mengenai keanekaragaman jenis paku di Taman Hutan Kota Langsa. Penelitian dilaksanakan pada bulan November–Desember 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratif dengan melakukan penjelajahan di kawasan taman hutan kota langsa. Hasil penelitian menemukan 14 jenis tumbuhan paku yaitu Adiantum trapeziforme, Aglaomorpha quercifolia, Asplenium nidus, Christella dentate, Christella parasitica, Davallia denticulate, Dicranopteris linearis, Nephrolepis biserrata, Nephrolepis exaltata, Lygodium flexuosum, Phymatosorus scolopendria, Pteris cretica, Pteris ensiformis, Pyrrosia piloselloides, yang termasuk dalam 11 genus dan 5 famili. Famili dengan anggota jenis terbanyak adalah Polypodiaceae dengan jumlah spesies sebanyak 6 jenis.
Efektivitas Teknik Foodtrap terhadap Kajian Keanekaragaman Kupu-Kupu (Rhopalocera) di Taman Hutan Kota Langsa Anggrela, Vira; Mawardi, Abdul L; Jayanthi, Sri
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i1.12216

Abstract

Keanekaragaman kupu-kupu (Rhopalocera) dapat mencerminkan kualitas lingkungan suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik foodtrap dalam mengkaji keanekaragaman kupu-kupu di Taman Hutan Kota Langsa. Penelitian dilakukan pada Januari 2025 menggunakan metode observasi secara purposive sampling di tiga titik lokasi. Penelitian meliputi kawasan taman, kawasan hutan, dan kawasan bermain. Teknik foodtrap berupa campuran pisang dan gula digunakan sebagai umpan, dilengkapi dengan koleksi aktif menggunakan jaring serangga. Hasil penelitian berhasil mengumpulkan 388 individu kupu-kupu yang terdiri atas 41 spesies dari 5 famili, dengan nilai indeks keanekaragaman kategori sedang (H’= 2.67–2.86). Famili Nymphalidae menjadi yang paling dominan, sementara Hesperidae paling sedikit ditemukan jumlah spesiesnya. Teknik foodtrap lebih efektif menunjukkan hasil paling tinggi (45.6%) jumlah jenis serta paling banyak ditemui jumlah individu kupu-kupu jika dibandingkan dengan teknik lain pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknik foodtrap lebih efektif meningkatkan jumlah spesies yang teridentifikasi dan dapat digunakan sebagai metode alternatif dalam pengkajian keanekaragaman kupu-kupu.
Diversity of Sub Order Rhopalocera in Langsa City Forest Park, Aceh Anggrela, Vira; Mawardi, Abdul L.; Jayanthi, Sri
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 11, No 4: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus December 2025
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v11i4.7202

Abstract

Background: Langsa Urban Forest Park is a protected forest area that serves as a natural habitat for various flora and fauna, both wild and cultivated. One of the organisms that can be found there is an insect from the suborder Rhopalocera, namely butterflies. Butterflies play a very important role in supporting ecosystem balance and biodiversity. This study aims to determine the diversity and dominance indices of Rhopalocera suborder (butterflies) species in Langsa City Forest Park, Aceh. The study used observation methods during the rainy season. Methodology: Sampling was conducted using purposive sampling methods across three locations with varying environmental conditions and vegetation characteristics. Sampling was conducted using sweep net techniques with insect nets at the research sites. The quantitative descriptive analysis calculated was the diversity index and species dominance of butterflies. Findings: The Rhopalocera species found in Langsa City Forest Park consisted of 41 species belonging to 5 families The dominant family found is Nymphalidae, while the dominant species found is Leptosia nina from the Pieridae family. The overall Rhopalocera diversity index (H` = 3.10) falls into the high category, and all three research sites have moderate diversity indices. The highest diversity was found at Site I (H` = 2.86), which has a variety of plant vegetation and is near a lake. Meanwhile, the lowest diversity was found at location II, which is dominated by tree vegetation. Vegetation diversity creates habitats that support butterfly species development, while homogeneous vegetation structures can limit the availability of food sources and habitats, resulting in low species diversity. The species dominance index is included in low category. The diversity of Rhopalocera (butterflies) and their habitats is crucial to preserve in efforts to conserve the Langsa City Forest Park ecosystem. Contribution: this study are expected to provide useful information for the management and conservation of the area, as well as to raise public awareness about the importance of preserving biodiversity