Program pengabdian masyarakat berbasis Penelitian Partisipatif Berbasis Masyarakat (CBPR) yang dimodifikasi dilaksanakan di Desa Situjuah Ladang Laweh karena rendahnya tingkat literasi informasi di kalangan anak-anak, sebagaimana dibuktikan oleh 80% keterbatasan akses internet dan 65% kesulitan dalam membedakan informasi palsu. Melalui tiga intervensi utama—(1) lokakarya literasi informasi dengan modul adaptasi ALA, (2) pembentukan Pojok Baca Digital (100 buku + 5 laptop), dan (3) pendampingan mingguan—program ini berupaya untuk meningkatkan keterampilan evaluasi informasi, memaksimalkan perpustakaan desa, dan mendorong pendampingan berkelanjutan. Hasilnya, kunjungan perpustakaan meningkat hingga 300%, kemampuan pengguna untuk mengevaluasi materi meningkat drastis (85%), dan solusi inovatif seperti perpustakaan digital luring mampu mengatasi kendala infrastruktur. Berkat sistem mentor-mentee dan metode mediator budaya, tingkat implementasi program mencapai 70%. Hal ini memiliki efek jangka panjang pada integrasi kurikulum literasi di sekolah dan memperluas peran orang tua.
Copyrights © 2025