Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi pelatihan sebagai investasi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya dalam konteks transformasi digital. Pelatihan Pengembangan Aplikasi Berbasis Platform CEISA 4.0 yang diselenggarakan secara blended learning oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bertujuan meningkatkan kompetensi teknis pegawai. Namun, efektivitas pelatihan perlu dinilai secara komprehensif, terutama pada tingkat perubahan perilaku kerja (level 3 model Kirkpatrick). Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dampak pelatihan terhadap perilaku kerja peserta menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner 360° yang melibatkan 27 alumni pelatihan, atasan, dan rekan kerja. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi perilaku kerja sebesar 2,94 poin, terutama dalam pengujian keamanan sistem dan perancangan antarmuka pengguna. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Namun, evaluasi level 4 (dampak organisasi) belum dilakukan, sehingga rekomendasi penelitian mencakup penyelarasan materi pelatihan dengan kebutuhan peserta serta pengembangan alat ukur untuk menilai dampak strategis pelatihan terhadap kinerja organisasi.
Copyrights © 2025