Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam membantu anak usia dini yang mengalami temper tantrum agar mampu mengelola emosinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara kepada tiga guru di lingkungan PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai strategi, seperti mengidentifikasi penyebab tantrum, memberikan ruang bagi anak untuk meluapkan emosi, penggunaan media sederhana, serta penerapan metode bermain. Guru juga melibatkan teman sebaya dan menciptakan suasana kelas yang kondusif. Evaluasi terhadap perkembangan anak dan refleksi diri guru menjadi bagian penting dalam proses ini. Strategi yang tepat dan konsisten terbukti membantu anak mengenal, memahami, dan mengekspresikan emosinya dengan lebih baik.
Copyrights © 2025